Ironis, Ruang Kelas SMAN 2 Ketungau Tengah Berdinding Bambu dan Beratap Terpal

banner 468x60

PONTIANAK, insidepontianak.com – Bangunan sekolah SMA Negeri 2 di Desa Whana Bhakti, Kecamatan Ketungau Tengah, Kabupaten Sintang sungguh memprihatinkan.

Ruang Kelas Belajar (RKB) siswa SMA tersebut hanya berdinding bilah bambu dan beratap terpal. Sedangkan lantainya, tanah ditumbuhi rumput.

Muat Lebih

Foto kondisi bangunan tersebut beredar luas di media sosial Fecebook.

Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah Kabupaten Sintang, Andon membenarkan kondisi infrastruktur tersebut. Awalnya, aktivitas belajar mengajar SMA Negeri 2 Ketungau Tengah menumpang di Gedung SMP Ketungau Tengah.

Namun, karena lokal gedung SMP tersebut terbatas, akhirnya masyarakat setempat inisiatif membangun tiga ruang belajar darurat untuk siswa SMA Negeri 2 Ketungau Tengah.

“Masyarakat setempat secara swadaya saja membangun tiga lokal ruang kelas, agar siswa SMA Negeri 2 ini dapat terus berlangsung proses belajar mengajarnya,” katanya.

Ruang kelas darurat yang dibangun warga itu sudah cukup lama digunakan. Alasannya, Pemprov Kalbar belum mengalokasikan anggaran untuk pembangunan gedung dan fasilitas lainnya di SMA Negeri 2 Ketungau Tengah tersebut.

“SMA negeri 2 Ketungau Tengah hanya bagian kecil minimnya sapras (sarana prasarana) pendidikan di perbatasan Kabupaten Sintang,” katanya.

Karena itu, Andon berharap, instansi terkait menginventarisasi langsung ke lapangan. Supaya bisa memastikan bagaimana kondisi sarana dan prasarana pendidikan yang sesungguhnya.

Bagi anak-anak perbatasan, semuanya mesti terjamin. Termasuk kecukupan tenaga pengajarnya. Hal tersebut sangat penting. Agar SDM anak-anak perbatasan bisa bersaing dengan daerah lainnya.

“Karena itu, dinas terkait harus menginventarisir sapras secara langsung. Kalau hanya mengandalkan data Dapodik, maka akurasinya patut dipertanyakan. Karena di perbatasan, belum didukung fasilitas jaringan telekomunikasi dan listrik,” pungkasnya. (IP-05)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *