banner 468x60

Lama Digodok, Dewan Akhirnya Ketok Palu Perda Pramuwisata

  • Bagikan

PONTIANAK, insidepontianak.com – Setelah sekian lama digodok, DPRD Provinsi Kalbar akhirnya mengesahkan Perda Pramuwisata (guide) yang diusulkan Pemerintah Provinsi Kalbar. Paripurna pengesahan digelar, Senin (20/1/2020) di Balai Rungsari Kantor DPRD Kalbar.

“Perda ini sebenarnya sudah lama kita ajukan. Dan hari ini, baru diketok palu,” kata Wakil Gubernur Kalbar, Ria Norsan.

Mantan Bupati Mempawah dua periode itu meyakini, lewat Perda Pramuwisata tersebut, kerja-kerja promosi pariwisata ke depan jauh lebih mudah.

“Saat ini, kita sudah ada payung hukum untuk meningkatkan potensi pariwisata,” ujarnya.

Perda Pramuwisata akan menjadi pijakan merekrut pemandu wisata secara resmi dan profesional secara masif. Hal ini penting mengingat potensi wisata Kalbar cukup bagus. Terutama potensi wisata alamnya.

Seperti pantai Temajuk, yang berada di Kabupaten Sambas. Tak kalah menarik dari tempat wisata-wisata di wilayah lain.
Hanya saja, potensi wisata itu belum maksimal dipromosikan.

“Kelemahan kita di promosi kurang. Tour guide kita tidak ada untuk mengenalkan potensi wisata,” pungkasnya.

Wakil Ketua DPRD Kalbar, Suriansyah menjelaskan, Perda Pramuwisata bertujuan menunjang pengembangan pariwisata di Kalbar. Di sisi lain, juga menjamin keamanan wisatawan yang didampingi para pemandu wisata.

Misalnya soal biaya jasa. Tidak boleh sewenang-wenang. Semua sudah diatur dalam Perda tersebut. Semua ada Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Nanti pramuwisata dibekali sertifikat. Ada penunjukan resmi. Kalau tidak diatur begitu, nanti bisa menjadi liar,” katanya.

Pramuwisata yang dilindungi Perda kata Politisi Gerindra itu, nantinya akan punya kompetensi khusus. Sehingga, wisatawan yang menggunakan jasanya merasa aman. (IP-05)

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: