banner 468x60

Akhir Pelarian Cecep Sang Residivis, Didor Polisi

  • Bagikan
Hadili alias Cecep, residivis kambuhan curat Pontianak Timur.

PONTIANAK, insidepontianak.com – Hadili alias Cecep seperti tak kenal jera. Padahal, pemuda 23 tahun itu sudah menjalani hukuman penjara karena mencuri dengan pemberatan (curat). Bukan malah berubah, dia justru jadi penjahat kambuhan.

Tanggal 7 Januari lalu, dia menjebol ruko milik Najamudin di Jalan Tani, Pontianak. Sejumlah barang dalam ruko pun berhasil digondolnya. Kejadian ini langsung dilaporkan ke Polsek Pontianak Timur.

Dua minggu diburu, jejak Cecep didapat. Senin (20/1/2020) sekitar pukul 11.00 WIB, resdivis curat itu, berhasil diringkus anggota Reskrim Polsek Pontianak Timur.

Penangkapan Cecep berlangsung dramatis. Dia berhasil mengelabui polisi ketika diminta menunjukkan barang bukti hasil curiannya. Saat polisi lengah, dia nekat melompat kabur.

Akibat melawan, polisi berpakaian preman yang menangkapnya bertindak tegas. Satu tembakan terukur dilepaskan ke arah kaki. Upaya pelarian Cecep seketika gagal. Dia roboh, tersungkur diterjang timah panas. Tepat menembus betis kirinya.

“Tersangka diringkus di rumahnya, Gang Abubakar, Jalan Tani,” terang Kapolsek Pontianak Timur, melalui Kasi Humas Iptu Iskak Pujiyanto, Selasa (21/1/2020).

Usai dilumpuhkan, Cecep dilarikan ke RS Bhayangkara Anton Soedjarwo untuk diberi pertolongan medis.

Penangkapan Cecep, sekaligus menyita barang bukti hasil curiannya di ruko milik pelapor. Barang bukti itu di antaranya satu unit mesin pemotong baja ringan, satu buah tas warna cokelat, dua buah gergaji, dua buah palu, dua buah kapak, dua buah meteran, dua setrika semen, satu batang besi panjang dan satu unit gunting besi.

“Tersangka, memang resedivis curat. Yang bersangkutan saat ini sudah dilakukan penahan, dan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” pungkas Iskak.

Cecep dijerat Pasal 363 KUHP, tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan atau curat, dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. (IP-05)

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: