banner 468x60

BRI Ketapang Bantu UMKM, Bisa Sampai Rp50 Juta

  • Bagikan
SIAPKAN - Salah satu UMKM binaan BRI Ketapang tengah menyiapkan dagangannya, Jumat (24/1/2020). (FAUZI)

KETAPANG, insidepontianak.com – BRI Kantor Cabang Ketapang membantu pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan maksimal bantuan Rp50 juta.

Asisten Manager Bisnis Mikro BRI Kantor Cabang Ketapang, Halid Danu mengatakan pada tahun 2020 ini, Pemerintah menambah kuota pinjaman KUR dari maksimal Rp25 juta pada tahun 2019, menjadi maksimal Rp50 juta.

“Pemerintah juga menurunkan tingkat bunga dari tujuh persen menjadi enam persen per tahun, kalau dikonversi ke bulan, jadi hanya 0,5 persen per bulan,” terangnya usai acara Sosialiasi KUR Mikro tahun 2020 BRI Kanca Ketapang, di Pendopo Bupati Ketapang, Kamis (23/1/2020).

Bunga pinjaman yang rendah dimaksudkan guna menjangkau pelaku UMKM secara lebih luas dan mampu mengembangkan usaha yang selama ini belum tersentuh oleh pihak perbankan.

Calon nasabah KUR akan diutamakan kepada mereka yang belum pernah menikmati pinjaman dalam bentuk kredit apa pun. Seperti pelaku UMKM, petani bahkan nelayan. Program pemerintah ini juga tak perlu menjaminkan agunan. Pelaku UMKM yang memiliki usaha minimal enam bulan dapat mengajukan kredit.

“Selain itu syaratnya KTP elektronik, legalitas dari pemerintah atau surat keterangan usaha dari desa,” ungkapnya.

Sepanjang 2019 lalu, BRI Ketapang telah menyalurkan KUR ke Kabupaten Ketapang dan Kayong Utara sebesar Rp76 Miliar. Sementara tahun ini, uang segar Rp100 Miliar disiapkan.

Di tempat sama, Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang, Farhan menyambut baik program tersebut. Program ini mampu menumbuh kembangkan pelaku usaha kecil. Pihaknya sebagai pemerintah akan berkerja sama dengan bank milik pemerintah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Hari ini kita memberikan fasilitas kepada BRI untuk menyosialisasikan KUR, ke depan mungkin ada Bank Kalbar, ada BNI dan sebagainya. Karena KUR ini tidak hanya ada pada BRI saja, ini sebagai upaya supaya tumbuh usaha-usaha mikro dan kecil ini,” tutur Farhan.

Dinas terkait dan camat se Kabupaten Ketapang pun diminta untuk menghimpun data pelaku UMKM.

“Ketika data itu sudah terhimpun inilah yang menjadikan program kita untuk kita fasilitas ke perbankkan,” pungkasnya. (IP-06)

Komentar
  • Bagikan

Respon (2)

  1. Pak/ibu kantor BRI yg terhormat,,saya nak tanya bagaimana ya cara mengetahui kita udah dapat bantuan UMKM,,tks ditempat saya ada yg udah 2kali dapat bantuan UMKM,tp saya sekali pun blom pernah dapat,,mohon pak ibu, bimbingan nya TKS

  2. Assalamualaikum saya dari kota ketapang.kelurahan mulia baru saya mau bertanya kenapa bantuan umkm /bpum .tapi nik ektp saya masih belum terdaftar sebagai penerima bantuan sedang kan saya sudah lama memasukan formulir dan memenuhi sarat nya kenapa sampai saat ini saya bah kan belum terdaftar nik ektp saya.tolong kasi tahu pak.ini no hp saya.089689177327

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: