Sembilan Pasangan Tak Resmi Terjaring Razia Indekos di Pontianak

  • Bagikan
DICIDUK - Sembilan pasagan tak resmi terjaring dalam razia penyakit masyarakat di tiga indekos di Kecamatan Pontianak Selatan, Jumat, (24/1/2020) pagi. (SATPOL PP PONTIANAK)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Sembilan pasangan tak resmi digelandang Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Pontianak, Jumat, (24/1/2020) pagi. Mereka terjaring razia penyakit masyarakat (pekat) di tiga lokasi. Yakni di Jalan Suprapto, Jalan Gajah Mada, dan Jalan Untung Suropati.

“Mereka kami amankan karena tidak bisa menunjukan bukti berupa dokumen resmi terkait status hubungan,” kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pontianak, Syarifah Adriana.

Untuk itulah, pasangan tak resmi tersebut dibawa ke Mako Pol PP untuk dilakukan pendataan, dan diberikan sanksi sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 11 Tahun 2019 tentang Ketertiban Umum.

Berdasarkan data SatPol PP, sembilan pasangan tersebut merupakan pasangan yang pertama kali terjaring. Sesuai Perda, mereka diberikan denda paksa sebesar Rp500 ribu per orang. Apabila, sembilan pasangan tersebut kembali terjaring, baru diberikan sanksi Tindak Pidana Ringan (Tipiring) dengan sanski yang lebih berat.

“Kalau kembali mengulang, atau tidak mampu membayar biaya paksa baru kami berlakukan sanksi tipiring. Tentunya sidang tipiring sanksinya lebih besar dari uang paksa,” tegasnya.

Razia penyakit masyarakat tersebut rutin digelar Satpol PP Kota Pontianak. Setiap minggunya dilaksanakan selama tiga kali. Meski demikian, jika ada laporan dari masyarakat, mereka selalu siap menindaklanjuti. (IP-06)

 

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: