Antisipasi Corona, Pelintas PLBN Entikong Diminta Isi Kartu Kewaspadaan

Petugas memeriksa pelintas antar negara di PLBN Badau. Di Entikong, petugas juga memperketat pengawasan terkait ancaman virus corona. (IST)
banner 468x60

ENTIKONG, insidepontianak.com – Para pelintas di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong diberikan kartu kewaspadaan (health alert card). Kartu berwarna kuning itu mesti diisi, terkait poin-poin yang perlu diwaspadai untuk mencegah penyebaran virus corona.

Apabila pelintas  menemukan gejala seperti demam, batuk, pilek, maupun sesak nafas, diminta segera menghubungi fasilitas kesehatan terdekat membawa kartu kewaspadaan itu.

Bacaan Lainnya

“Ini sebagai bentuk antisipasi kita. Selain itu petugas di PLBN juga sudah diimbau dan disediakan masker,” jelas dr Gilda Ditya Asmara, Dokter Umum KKP Kelas II Pontianak, Wilayah Kerja PLBN Entikong, Minggu (26/1/2020).

Gilda mengatakan, hingga saat ini belum ada pelintas yang terindikasi corona. Jumlah pelintas batas juga belum ditemukan kenaikan yang signifikan.

Hal tersebut, kata dia, karena tidak adanya direct flight (penerbangan langsung) dari Kuching ke Cina. Sehingga mengurangi resiko penyebaran virus.

Kendati demikian, pihanya terus melakukan pengawasan, dibantu oleh pihak Imigrasi dalam hal pencatatan data, identitas dan paspor pelintas. Apabila ditemukan pelintas yang terindikasi, maka petugas akan segara menanganinya. Ruangan karantina juga telah disiapkan untuk melakukan penanganan agar tidak menular.

“Sejauh ini, upaya-upaya yang  dilakukan di atas. Belum ada arahan untuk dilakukan memasang penyaring udara di PLBN Entikong,” pungkasnya. (IP-06)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *