Pembukaan Lahan Memotong Habitat Orangutan di Kalbar

Individu Orangutan yang diselematkan oleh tim gabungan IAR dan BKSDA Kalbar. (Dok.IAR)

KETAPANG, insidepontianak.com- Direktur IAR Indonesia, Karmele menjelaskan, hasil survei lokasi individu Orangutan yang merambah masuk kebun warga, akibat hutan tempat hidupnya terpotong oleh pembukaan lahan pertambangan serta aktivitas illegal logging.

Citra satelit menunjukkan, area hutan yang tersisa di Kalbar jauh lebih sempit dibandingkan lahan yang sudah terbuka. Karena itu, tak heran Orangutan keluar hutan mencari makan ke kebun warga.

Bacaan Lainnya

“Makanan di habitatnya sudah terganggu oleh berbagai kegiatan ilegal yang merusak hutan,” sebut Karmele dalam rilis yang diterima Insidepontianak.com, Minggu (26/1/2020).

Kepala BKSDA Kalbar, Sadtata Noor menambahkan, konflik manusia dengan satwa liar termasuk Orangutan, selalu saja terjadi berulang-ulang. “Kapan hal seperti ini akan kita tuntaskan. Sebab itu, sudah saatnya pemerintah bersama para mitra melakukan langkah nyata,” katanya.

Kebijakan menyeluruh dan penyadartahuan kepada masyarakat, harus dilakukan dengan masif.  “Solusi inovatif harus dimulai sekarang,” pungkasnya. (IP-05)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *