Dinkes Ketapang Usulkan RSUD Agoesdjam Jadi Rujukan Penanganan Corona

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang Rustami. (FAUZI/insidepontianak.com)
banner 468x60

KETAPANG, insidepontianak.com – Kepala Dinas Kesehatan Ketapang, Rustami akan berkoordinasi dengan Bupati Ketapang, Martin Rantan untuk menjadikan RSUD Agoesdjam Ketapang sebagai rumah sakit rujukan penanganan kasus Corona. Usulan status itu didasari banyaknya Tenaga Kerja Asing (TKA) yang bekerja di Kabupaten Ketapang.

“Belum ada yang terdeteksi, karena Ketapang ini banyak masyarakat dan Tenaga Kerja Asing (TKA) yang berasal dari Tiongkok, maka kami mengusulkan melalui Bapak Bupati untuk menjadikan Rumah Sakit Agoesdjam ini menjadi rumah sakit rujukan,” terangnya, Senin (27/1/2020).

Bacaan Lainnya

Di Kabupaten Ketapang, ada beberapa perusahaan besar yang mempekerjakan warga asing, khususnya warga Tiongkok. Dikhawatirkan, setelah bepergian keluar negeri atau pulang ke negara asal, mereka terinfeksi virus Corona. Penanganan cepat diperlukan, baik isolasi juga hal medis sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Alasan kami, di sini (Ketapang) banyak pekerja asing dari Tiongkok yang datang keluar masuk ke Ketapang untuk WHW dan BSM. Kedua, jarak tempuh antara Ketapang ke Pontianak yang menjadi rumah sakit rujukan sangat jauh, memerlukan waktu satu harian,” keluhnya.

Walaupun RSUD Agoesdjam Ketapang tidak ditunjuk menjadi rumah sakit rujukan, namun pihaknya sudah mempersiapkan ruang isolasi.

“Kami juga menyiapkan ruang isolasi sementara di Agoesdjam, sebelum dikirim ke rumah sakit yang ditunjuk menjadi rumah sakit rujukan,” tambahnya.

Saat ini Pemerintah Daerah melalui Dinas Kesehatan Ketapang sudah mengimbau beberapa rumah sakit, Puskesmas yang ada di Ketapang. Beberapa selebaran terkait virus Corona, baik gejala klinis, maupun langkah pencegahan dini juga dilakukan.

“Kami sudah buat imbauan-imbauan ke masyarakat, baik melalui media cetak, elektronik, radio Pemda, dan edaran-edaran ke Puskesmas, rumah sakit baik negeri maupun swasta dalam rangka menangani masalah virus Corona,” pungkasnya. (IP-06)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *