Dua Kali Digigit King Kobra, Sang Pawang di Toho Akhirnya Meregang Nyawa

MENINGGAL - Norjani, warga Desa Pak Utan Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah meregang nyawa usai digigit ular king kobra, Sabtu (25/1/2020) malam. (IST)
banner 468x60

MEMPAWAH, insidepontianak.com –  Norjani, warga Desa Pak Utan Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah meregang nyawa usai digigit ular king kobra, Sabtu (25/1/2020) malam.

Sang pawang mulanya menggelar atraksi di sekitaran rumah pukul 16.00 WIB. Video tersebut beredar luas di media sosial dan ditonton masyarakat. Awalnya, pria paruh baya itu tampak piawai mengendalikan ular. Namun nahas, ular menjadi beringas, dan mematok tangan kanannya.

Patokan pertama, tak lantas membuat sang pawang menghentikan permainan. Dia tetap melanjutkan aksi dengan riang. Tanpa mengindahkan rasa sakit. Sampai akhirnya ular terus menyerang tubuhnya. Sang pawang pun lemah. Dia melepas ular.

Norjani lantas dilarikan ke sebuah klinik di Kecamatan Menjalin untuk mendapatkan pertolongan, namun dia tak tertolong dan meninggal dunia.

Kapolsek Toho, Iptu Dede Hasanudin membenarkan peristiwa itu. Dia mengatakan, kejadian bermula saat sang pawang menggelar atraksi dengan ular king kobra dengan panjang 5 meter di sekitar rumah.

“Saat atraksi itulah, korban digigit di bagian tangan sebelah kanan dan kening,” katanya.

Akibat gigitan tersebut, atraksi dihentikan pukul 18.30 WIB. Warga melarikannya ke klinik terdekat untuk mendapatkan perawatan.

“Saat di sana korban juga sempat mendapatkan perawatan. Namun nyawanya tak tertolong,” pungkasnya. (IP-06)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *