Tinjau Lokasi Kebakaran Gang Sampit, Edi Pastikan Pemkot Beri Bantuan

TINJAU - Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono meninjau lokasi kebakaran di Jalan Irian, Gang Sampit, Kelurahan Benua Melayu Laut, Kecamatan Pontianak Selatan, Senin (27/1). (HUMAS PEMKOT)
banner 468x60

PONTIANAK, insidepontianak.com – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono bersama Kapolresta Pontianak Kota, Kombes Pol Komarudin dan Dandim 1207/BS, Kolonel Arm Stefie Jantje Nuhujanan meninjau lokasi pascakebakaran di Jalan Irian, Gang Sampit, Kelurahan Benua Melayu Laut, Kecamatan Pontianak Selatan, Senin (27/1). Musibah kebakaran yang menghanguskan belasan ini terjadi Minggu (26/1) malam.

Edi mengatakan ada 12 rumah yang terdampak kebakaran. Tingkat kerusakan berbeda-beda, ada yang ludes terbakar habis, ada yang terkena sebagian. Pemkot Pontianak menginventarisasi untuk penyelamatan korban dengan bantuan berupa matras, selimut, makanan dan sebagainya.

Bacaan Lainnya

“Bagi anak-anak sekolah yang terdampak kebakaran, Pemkot Pontianak akan memberikan bantuan berupa seragam sekolah, buku dan peralatan sekolah,” ujarnya.

Kini, Polresta Pontianak Kota membantu menginvestigasi penyebab kebakaran. Selanjutnya, Pemkot memperbaiki dengan membersihkan puing-puing sisa kebakaran.

“Untuk mencegah korban tertimpa reruntuhan bangunan,” katanya.

Bagi warga yang rumahnya ludes terbakar, sementara mereka bisa menempati rusunawa. Namun di lapangan, banyak yang memilih mengungsi ke rumah keluarga.

“Untuk korban jiwa tidak ada, namun ada beberapa petugas damkar yang mengalami sesak nafas dan ada yang terjatuh saat berupaya memadamkan api,” tuturnya.

Hingga saat ini, penyebab kebakaran belum diketahui pasti. Namun demikian, kejadian ini akan menjadi dasar dalam penataan pemukiman perumahan sesuai standar.

“Supaya apabila terjadi kebakaran, setidaknya akses untuk petugas memadamkan api bisa lebih mudah,” imbuhnya.

Kapolresta Pontianak Kota, Kombes Pol Komarudin menerangkan, dari kemarin hingga hari ini tim identifikasi masih terus mencari penyebab terjadinya kebakaran.

“Kesulitan kami adalah titik kebakaran berada di lokasi pemukiman yang sangat padat, termasuk pula akses masuk lokasi yang sulit,” ungkapnya.

Dia mengimbau masyarakat tidak berada di dekat sisa bangunan yang terbakar karena struktur bangunan yang ada sangat rentan dan rawan roboh.

“Karena dinding atau temboknya konstruksinya sudah tidak ada pengikat atau penyanggahnya lagi,” terangnya.

Kapolresta Pontianak Kota juga menghimbau bagi masyarakat korban kebakaran yang hendak mengamankan barang-barang miliknya yang tersisa, bisa meminta bantuan atau didampingi oleh petugas, baik dari Pemkot Pontianak, Kepolisian dan TNI. (IP-06)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *