Wamen: Redistribusi Lahan Supaya Masyarakat Punya Aset

Gubernur Sutarmidji saat bertemu Wamen BPN Surya Tjandra di Pontianak, Selasa (28/1/2020). (Diskominfo Humas Pemprov)
banner 468x60

PONTIANAK, insidepontianak.com – Wakil Menteri Badan Pertanahan Nasional (BPN), Surya Tjandra sangat terkesan dengan masukan Gubernur Kalbar, Sutarmidji soal program redistribusi lahan untuk masyarakat yang kini tengah dicanangkan BPN.

Menurutnya, program redistribusi lahan untuk masyarakat adalah tantangan Kementerian BPN, yang diberi presiden selain program sertifikasi hak tanah untuk masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Tadi belajar banyak dari pak Gubernur. Banyak inisiatif. Saya salut. Terkesan banget dengan situasi room. Gubernur bisa membantu ini. Saya yakin target untuk melakukan redistribusi bisa tercapai,” kata Surya Tjandra, di Kantor Gubernur Kalbar, Selasa (28/1/2020).

Bagi Surya, pelaksanaan program redistribusi lahan untuk masyarakat, sedikit rumit jika dibanding dengan pelaksanaan program sertifikasi tanah.

“Kalau untuk sertifikasi kan, pemilik tanah kita beri sertifikat. Relatif lebih mudah. Yang sulit memang melakukan redistribusi,” ujarnya.

Karena itu, kata Surya, program redistribusi lahan tersebut butuh dukungan semua pihak. Tak hanya dari kepala daerah, tetapi juga dukungan dari pihak kementerian terkait sangat diperlukan.

“Maka, kami butuh koordinasi dengan kementerian lain. Khususnya KLHK. Yang memang menguasai hutan. Karena di sini penting. Termasuk dari hutan adat segala macam,” sebutnya.

Redistribusi lahan diyakini bisa memberi kesejahteraan bagi masyarakat. Lahan yang berstatus kawasan hutan, namun hutannya tidak ada, bisa diserahkan ke masyarakat untuk dikelola.

“Supaya masyarakat juga punya aset. Bisa diagunkan dan sebagainya,” katanya.

“Tetapi pak Gubernur titip pesan. Jangan cuma dikasi ke pribadi. Tapi bisa kolektif dan dijaga. Itu saya setuju banget,” tutupnya. (IP-05)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *