Kodam XII Tanjungpura, Canangkan Langit Biru di Bumi Khatulistiwa

FOTO BERSAMA - Forkopimda terkait foto bersama sebelum pencanangan 'Desa Mandiri Menuju Langit Biru di Bumi Khatulistiwa', Jumat (31/1/2020). (ANDI/insidepontianak.com)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Pangdam XII Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad menargetkan Kalimantan Barat terbebas dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tahun 2020. Untuk mencapai target tersebut, pihaknya pun mencanangkan program ‘Desa Mandiri Menuju Langit Biru di Bumi Khatulistiwa’. Pencanangan digelar di Makodam XII Tanjungpura, Jumat, (31/1/2020). Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Kalbar Sutarmidji, Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono dan jajaran Forkopimda.

Pangdam XII Tanjungpura mengatakan, komitmen menjaga langit biru di Kalbar adalah upaya menjawab tantangan Presiden Joko Widodo agar Kalbar zero asap di tahun 2020. Untuk itulah, jajaran Forkopimda akan bahu-membahu melakukan tindakan-tindakan mitigasi sejak dini. Mulai tahapan sosialisasi, hingga pembentukan organisasi tingkat desa.

Bacaan Lainnya

“Melalui pencanangan ini diharapkan tahun ini tidak ada lagi asap di Kalbar,” harapnya.

Rencananya, Februari nanti pihaknya dibantu dengan kepolisian dan stake holder terkait sudah bergerak.

Selain melakukan pencanangan program, Kodam XII Tanjungpura juga melaksanakan peluncuran buku ‘Desa Mandiri Menuju Langit Biru di Bumi Khatulistiwa’. Ide gagasan buku didasari Undang-undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, pasal 7 ayat 2 (b) tentang tugas TNI dalam mengemban tugas Operasional Militer Selain Perang (OMSP), yaitu membantu tugas pemerintahan daerah menanggulangi bencana alam, pengungsian, dan kemanusiaan.

Buku tersebut juga bercerita tentang sinergisitas kelembagaan dalam konsep pentahelix melalui metode serok (serbu dan keroyok) oleh semua stakeholder di Provinsi Kalimantan Barat. Utamanya, dengan pendekatan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa mandiri yang merupakan andalan Pemerintah Provinsi Kalbar.

Dalam hal ini kodam XII Tanjungpura memberikan solusi alternatif sebagai upaya pencegahan karhutla di Kalbar. (IP-06)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *