Balai Bahasa Kalbar Berikan Penghargaan Penggunaan Bahasa Media Informasi Daring Pemerintah Kota/Kabupaten

PONTIANAK, insidepontianak.com – Balai Bahasa Kalimantan Barat memberikan Penghargaan Penggunaan Bahasa Media Daring untuk pemerintah. Pemerintah Kota Pontianak mendapat peringkat pertama, disusul Kubu Raya, Sambas, dan Landak diurutan keempat.

Sedang di peringkat 5 disusul Kabupaten Kapuas Hulu, dan urutan 6 Kabupaten Mempawah. Penilaian dilakukan tiga dewan juri yang terdiri dari pengamat bahasa, dosen bahasa Indonesia FKIP Untan, dan penyuluh bahasa.

Bacaan Lainnya

“Pemerintah kota/kabupaten yang memperoleh penghargaan penggunaan bahasa media informasi diharapkan dapat menjadi teladan dan motivator bagi pemerintah daerah lainnya, guna pemartabatan bahasa negara khususnya di Provinsi Kalimantan Barat,” kata Peneliti Ahli Muda Balai Bahasa Kalimantan Barat, Wahyu Damayanti, mewakili Kepala Balai Bahasa Kalimantan Barat saat pemberian penghargaan kemarin.

Dia menjelaskan, sikap pemartabatan bahasa Indonesia dapat dilihat dari penggunaan bahasa negara yang baik dan benar. Penggunaan bahasa yang baik sesuai kaidah bahasa Indonesia merupakan cerminan sikap atas kompetensi penggunanya.

“Keterlibatan semua pihak guna pemartabatan bahasa negara, baik instansi pemerintah maupun swasta sangat penting,” katanya.

Penempatan bahasa Indonesia sesuai dengan kedudukan dan fungsinya merupakan desakan dan keinginan dari berbagai kalangan masyarakat yang peduli terhadap bahasa Indonesia.

Pelibatan berbagai pemangku kepentingan khususnya pada pemerintah kota/kabupaten di Kalimantan Barat tidak lain agar terjadi keselarasan pemahaman antargenerasi, antarbudaya, dan antarkelompok terhadap nilai-nilai kebinekaan dan ketunggalan bahasa yang diusung generasi Angkatan 1928.

“Keberagaman bahasa daerah sebagai pendukung ketunggalan bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu bangsa harus senantiasa ditanamkan dan ditumbuhkembangkan di dalam karakter setiap generasi penerus,” katanya.

Peran media informasi daring khususnya pada laman yang dimiliki pemerintahan, baik itu kota maupun kabupaten di Provinsi Kalimantan Barat merupakan media yang memberitakan kegiatan para pemegang kebijakan di pemerintahan.

“Dalam pemberitaan tidak lepas pada penggunaan bahasa, sehingga sebagai media pemberitaan kegiatan pemerintah bertujuan melaporkan kepada warga yang dipimpinnya,” sebutnya.

Agenda pimpinan yang selalu diberitakan melalui laman pemerintah daerah menjadikan kontrol sosial bagi pemimpin daerah. Laman resmi pemerintah daerah adalah laman yang dibuat oleh masing-masing daerah. Sebagai laman resmi penggunaan bahasa diharapkan dapat menjadi contoh dan anutan dalam berbahasa pada masyarakatnya.

“Untuk itu, perlu dilakukan berbagai upaya agar mutu penggunaan bahasa Indonesia di media informasi laman dapat ditingkatkan,” sebutnya. (IP-06)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *