Hadiri Pelantikan Pemuda Katolik, Jarot Sampaikan Tiga Tantangan ke Depan

banner 468x60

SINTANG, insidepontianak.com – Bupati Sintang, Jarot Winarno mengatakan di era saat ini, ada ancaman dan peluang untuk mengembangkan diri bagi para pemuda. Pertama, era destruktif teknologi tapi diartikan lebih positif. Misalnya dengan perubahan fundamental dalam berteknologi.

“Efisien dan produktif tak cukup untuk menang dalam kompetisi, namun harus ada inovasi, kreativitas dan jiwa entrepreneurship,” katanya ketika melantik pengurus Pemuda Katolik Komisariat Cabang Sintang periode 2019-2022 di Aula Pertemuan CU Keling Kumang Sintang, kemarin.

Bacaan Lainnya

Untuk itu menurutnya, di era destruksi teknologi, sudah selayaknya pemuda Katolik mengembangkan diri.

Kedua, transformasi pendidikan yang mengarah kepada pendidikan karakter. Oleh karenanya, Jarot berharap akan terbentuk kader-kader pemuda yang berkarakter melalui pembinaan atau kaderisasi anggota.

“Pembinaan karakter itu mainstream-nya tidak saja boleh di bangku pendidikan, tidak saja di birokrasi, dan legislasi, tapi kita punya mainstream baru di mana pemuda Katolik adalah organisasi kader, konsolidasi dan kaderisasi yang kalian lakukan adalah pemuda-pemuda Katolik yang cerdas tapi berkarakter,” kata Jarot.

Ketiga, dengan bonus demografi di mana 64 persen yang usia produktif dari 15-64 tahun, sisanya 36 persen yang usia tidak produktif.

“Artinya yang produktif jauh lebih banyak untuk menanggung yang tidak produktif,” pungkas Jarot.

Ketua Pemuda Katolik Komisariat Cabang Sintang periode 2019-2022, Petrus Nokan Lonayan memohon dukungan dari semua anggota, karena organisasi tidak akan berkembang jika hanya mengandalkan ketuanya saja.

“Kepengurusan yang baru ini karena anggota terdiri dari berbagai latar belakang profesi. Tentunya pemuda Katolik ini akan sangat bermanfaat bagi semua orang dan tidak hanya bagi umat katolik itu sendiri,” ujar Petrus. (IP-06)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *