Aksi Peduli Pendidikan Ikmas Pontianak Sasar Sekolah Tak Layak

Aksi peduli pendidikan Ikmas Pontianak di Madrasah Ibtidaiyah Semantir. (Ist)

SAMBAS, insidepontianak.com – Ikatan Keluarga Mahasiswa Sambas (Ikmas) Pontianak menggelar aksi Ikmas Pontianak Mengabdi (Peduli Pendidikan) di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Semantir, Desa Mekar Sekuntum, Kecamatan Teluk Keramat Kabupaten Sambas, Sabtu (1/2/2020).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ikmas Pontianak, Sambas, Bandung dan Yogyakarta. Serta OSIS dari SMA N 1 Sambas, SMA N 2 Sambas, MAN 1 Sambas dan MA M Basuni Imran Sambas.

Bacaan Lainnya

Ketua panitia pelaksana, Baron Bahrulhayat mengatakan, kegiatan ini bertujuan pengabdian, penelitian dan pendidikan sebagai bentuk rasa kepedulian mahasiswa kepada masyarakat sekitar.

Selain itu, memberikan pendidikan karakter kepada siswa dan juga pemahaman tentang pentingnya pendidikan.

Kegiatan ini diisi dengan aksi mengajar. Yaitu dengan menyertakan para  pengajar dari siswa sekolah sebagai ujung tombak pelaksanaan aksi peduli pendidikan.

“Sudah kami persiapkan sebulan yang lalu dengan melakukan observasi ke sekolah-sekolah. Ternyata sekolah yang belum layak sarana dan prasarananya salah satunya Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Semantir ini,” katanya.

Atas dasar itulah Ikmas memilih sekolah ini sebagai lokasi aksi mereka. “Kami juga membuka donasi dan mencari donatur berupa uang dan alat sekolah yang dibutuhkan seperti pakaian, sepatu serta alat tulis. Kami juga melakukan koordinasi berbagai pihak seperti pengajuan proposal ke bank-bank di Sambas. Dan Alhamdulillah sedikit membantu peralatan tulis siswa, papan tulis dan lemari,” paparnya.

Ketua Umum Ikmas Pontianak, Bedi Rustandi berharap kegiatan ini tidak hanya sekadar gerakan Aksi Peduli Pendidikan. Tetapi juga akan terus dikawal.

“Karena Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah setelah kami kunjungi ruang kelasnya kurang memadai, atap bocor, meja rapuh, papan tulis seadanya serta sarana dan prasarana sangat kurang,” terangnya.

Dia menyebutkan, Ikmas akan terus memberikan solusi ke berbagai pihak agar kualitas pendidikan bisa dianggap layak dan setara. “Harapan kami dukungan dari Pemerintah Kabupaten Sambas,” terangnya.

Selain itu, pihaknya juga mendapatkan informasi dari berbagai pihak tak hanya Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Semantir, SDN 30 Seret Ayon Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas juga kurang memadai.

“Alhamdulillah dengan Aksi ini kami dihubungi oleh pihak Bank Mandiri dan BNI. Pihak sekolah untuk segera mengirim proposal ke bank tersebut. Kami berharap bank membantu renovasi karena sekolah madrasah (Swasta) yang menurut pandangan kami layak untuk dibantu,” Tutupnya. (IP-06)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *