Kebakaran Pasar Cikal Bakal Lahirnya BPA Sungai Kakap

Aksi petugas damkar BPA Sungai Kakap saat menjinakkan api. (Ist)
banner 468x60

KUBU RAYA, insidepontianak.com – Kebakaran hebat yang menghanguskan puluhan bangunan di kompleks Pasar Sungai Kakap tahun 2010 lalu, menjadi cikal bakal berdirinya pemadam kebakaran swasta yang diberi nama Badan Pemadam Api (BPA) Sungai Kakap.

“BPA berdiri tahun 2011. Pasca kebakaran yang menghanguskan 20 bangunan di Pasar Kakap,” ujar Un Hi Pheng, Ketua Damkar BPA Sungai Kakap kepada Insidepontianak.com, Minggu (2/2/2020) pagi.

Bacaan Lainnya

Lahirnya BPA Sungai Kakap, tak lepas dari kesadaran masyarakat pentingnya pemadam kebakaran dibentuk di Desa Sungai Kakap. “Harapannya tentu ketika terjadi kebakaran dapat segera ditangani petugas, sehingga tak meluas,” katanya.

Akhirnya tahun 2011, atas inisiasi Lim Heng Piau, BPA Sungai Kakap berdiri. Dibantu dengan bantuan swadaya masyarakat.

“Awalnya dari inisiasi beliau, Lim Heng Piau. Beliau juga mantan Ketua BPA. Dia membantu dana awal dibantu swadaya masyarakat, sehingga kita punya kantor dan peralatan,” ungkapnya.

Hingga kini, sedikitnya 35 anggota BPA Sungai Kakap. Mereka terdiri dari beragam etnis berbeda. Namun selalu kompak, meski bekerja tanpa gaji. Selain itu, anggota BPA Sungai Kakap juga memiliki pekerjaan bermacam-macam. Saat kebakaran terjadi, mereka meninggalkan pekerjaannya demi misi kemanusiaan, tak peduli siapa korbannya.

“Kalau mendengar bunyi sirine, mereka langsung bergegas ke posko, tak membedakan siapa korbannya,” jelasnya.

Tak hanya itu, pemadaman terhadap Karhutla pun kadang dilakoni petugas. Meski bekerja sosial, untuk menjadi petugas BPA Sungai Kakap mereka harus melalui proses seleksi, dan harus dilatih.

Sejak berdiri 9 tahun lalu, BPA Sungai Kakap telah memiliki satu kantor yang berlokasi di kawasan Pasar Kakap, dua mobil pemadam, satu ambulans dan satu motor.

“Namun, satu dari dua mobil kita sudah rusak. Dan beberapa peralatan pemadam juga perlu diganti,” terangnya.

Dia berharap, pemerintah dapat memberikan perhatian kepada pemadam swasta. Terutama dalam membantu operasional pemadam.

“Kita berharap ada perhatian pemerintah untuk pemadam kebakaran swasta, baik itu peralatan dan bantuan operasional untuk pemadam,” pungkasnya. (IP-06)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *