Awak Kapal Derita Gejala Mirip Corona, Tanker Tujuan WHW Dialihkan dari Kendawangan ke Pontianak

Kota Pontianak
KAPAL - Kapal dari Tiongkok memasuki perairan di Sungai Kapuas, Kota Pontianak. (Foto Ilustrasi/Insidepontianak.com)
banner 468x60

KETAPANG, insidepontianak.com – Kapal Tanker MT Awasan Pioneer Voy Nomor 15 berbendera Hong Kong yang sejatinya akan berlabuh di Kendawangan, Ketapang dialihkan ke Pelabuhan Pontianak. Pasalnya, tujuh dari 22 awak kapal mengalami sakit dengan gejala demam, lemah, batuk, dan nyeri tenggorokan. Gejala-gejala ini mirip dengan gejala virus Corona.

Kapal itu mengangkut barang impor berupa Liquid Caustic Soda milik PT Well Harvest Winning Alumina Refinery yang berada di Kendawangan.

Bacaan Lainnya

“Berdasarkan perkembangan di bidang kesehatan terutama menyangkut mewabahnya novel coronavirus, maka Bea Cukai Ketapang turut meningkatkan kewaspadaan terkait dengan rencana kedatangan sarana pengangkut asing, khususnya Kapal Tanker MT Awasan Pioneer Voyage No 15,” kata Plh Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Ketapang, Shodikin, Selasa (4/2/2020).

Kapal ini berangkat dari Pelabuhan Tokuyama, Jepang dengan membawa 22 Anak Buah Kapal (ABK) termasuk nahkoda dan direncanakan berlabuh di Kendawangan. Namun, sesuai prosedur internasional, setiap kapal asing yang berlabuh di Indonesia akan diperiksa terlebih dahulu oleh tiga instansi yakni sesuai urutan Karantina, Imigrasi dan Bea Cukai.

“Prosedur ini berlaku secara internasional bahwa Bea dan Cukai akan melakukan pemeriksaan terhadap kapal asing setelah pihak Karantina Kesehatan dan Imigrasi selesai melaksanakan pemeriksaan,” katanya.

Berdasarkan informasi Medical Declaration of Health (MDH) yang diterima oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas Il Pontianak, tujuh dari 22 ABK yang ikut bersama MT. Awasan Pioneer Voy 15 mengalami sakit dengan gejala demam, lemah, batuk dan nyeri tenggorokan yang mirip gejala virus Corona.

“Dengan pertimbangan bahwa pelabuhan tujuan di Kendawangan tidak memiliki fasilitas kesehatan yang memadai untuk penanganan penyakit menular, maka kapal tersebut dialihkan ke pelabuhan terdekat yang mempunyai fasilitas memadai, dalam hal ini Pontianak,” sebutnya.

Kapal MT. Awasan Pioneer Voy. 15 telah lego jangkar di area labuh Zona 4 Pelabuhan Pontianak. Kini, penanganan terhadap kapal asing tersebut sepenuhnya berada di wilayah kerja Pontianak.

“PT Way Point Services selaku operator sarana pengangkut kapal asing tersebut telah mengajukan surat pemberitahuan kepada Kepala KSOP Pontianak terkait deviasi dan permohonan clearance administrasi kepabeanan kepada KPPBC Pontianak,” jelasnya. (IP-06)

Catatan: Berita ini diunggah pertama kali dengan judul ‘Awak Kapal Derita Gejala Mirip Corona, Tanker WHW Dialihkan dari Kendawangan ke Pontianak’. Redaksi melakukan kesalahan pada judul tersebut dan diganti dengan judul sekarang.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *