Dishub Targetkan Terangi 25 Desa di Ketapang

ILUSTRASI NET.
banner 468x60

KETAPANG, insidepontianak.com – Pemda Ketapang menargetkan 25 desa bakal mendapat penerangan lampu jalan di tahun 2020. Fokusnya pada desa-desa yang belum dapat aliran listrik dan masuk dalam program Desa Bersinar dan tersebar di 20 kecamatan. Mayoritas berada di daerah perhuluan.

“Ada 25 desa jadi target penerangan kita tahun 2020. Itu dilakukan sebagai upaya pemerataan terang dan asas manfaat bagi masyarakat,” kata Kepala Bidang Hubungan Darat Dinas Perhubungan Ketapang, MF Yuliansyah, Jumat (7/2/2020).

Bacaan Lainnya

Untuk merealisasikan penerangan tersebut, diperkirakan menelan biaya kurang lebih Rp100 juta setiap desa. Sedangkan jenis lampu disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi di lapangan.

“Perkiraan anggaran Rp100 juta sudah mencukupi keseluruhan. Termasuk penerangan fasilitas umum dan tempat-tempat pelayanan di desa yang dianggap penting untuk diterangi,” ungkapnya.

Selain menyasar penerangan 25 desa, pihaknya juga memprioritaskan pemasangan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) dalam Kota Ketapang. Terutama pada jalan yang dianggap gelap dan rawan, misalnya lingkar kota dan Jembatan Pawan Lima.

“Jalan yang dinilai rawan dan gelap akan diutamakan pemasangan LPJU. Untuk di Pawan Lima, kami upayakan tahun ini ada penambahan lampu. Yang jelas kami tetap mengedepankan asas manfaat untuk kepentingan masyarakat,” lanjutnya.

Pria yang akrab disapa Aan Sena ini berharap, masyarakat dapat ikut serta menjaga semua fasilitas milik pemerintah agar bertahan lama, salah satunya penerangan. Selain itu, tidak mudah percaya jika ada oknum yang berkedok memperbaiki lampu.

“Jika ada oknum yang mencoba memperbaiki lampu, masyarakat berhak bertanya. Bila perlu meminta identitasnya (e-KTP) untuk memastikan apakah benar dia dari petugas Dishub. Kami harap masyarakat ikut melakukan pengawasan,” pintanya. (IP-06)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *