Istiqlal-Katedral Bakal Terhubung dengan “Terowongan Silaturahmi”

Presiden Jokowi saat meninjau renovasi Masjid Istiqlal. (Biro Satpres)
banner 468x60

JAKARTA, insidepontianak.com – Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral akan terhubung melalui sebuah terowongan bawah tanah. Terowongan penghubung rumah ibadah dua agama besar di Indonesia itu dinamakan Terowongan Silaturahmi.

Sebelumnya, Istiqlal dan Katedral dipisahkan dengan jalan raya. Di masing-masing hari keagamaan, kedua pihak biasanya saling menyediakan lahan parkir kendaraan yang dapat digunakan untuk mendukung kegiatan keagamaan.

Bacaan Lainnya

“Tadi ada usulan untuk dibuat terowongan dari Masjid Istiqlal ke Katedral. Sudah saya setujui sekalian sehingga ini menjadi sebuah Terowongan Silaturahmi,” kata Presiden Joko Widodo, saat meninjau renovasi Istiqlal, Jumat (7/2/2020).

Renovasi yang dilakukan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahannya sejak tahun 2019 lalu.

“Ini adalah renovasi besar sejak 41 tahun yang lalu. Anggaran yang diperlukan untuk renovasi ini cukup besar Rp475 miliar,” ujarnya.

Renovasi masjid dengan daya tampung jemaah hingga mencapai 200 ribu orang tersebut, bertujuan untuk meningkatkan kualitas bangunan masjid sebagai salah satu bangunan cagar budaya.

Sekaligus mendukung peningkatan fungsi aktivitas sosial keagamaan, kantor dan kegiatan kemasyarakatan.

Renovasi yang dieksekusi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ini, mencakup penyempurnaan rencana induk masjid, kondisi luar bangunan, kondisi struktur bangunan hingga pembenahan interior bangunan.

“Pembangunan lansekap juga dilakukan di luar, bukan hanya interior. Sungai yang ada di lingkungan Istiqlal ini nanti akan semuanya dibenahi sehingga tamannya menjadi lebih bagus lagi,” kata Jokowi.

Selain itu, Istiqlal nantinya juga akan memiliki gedung parkir bawah tanah sebanyak dua tingkat. Gedung ini mampu meningkatkan kapasitas parkir dari semula menampung maksimal 500 kendaraan mobil dan motor hingga menjadi kurang lebih 745 kendaraan.

Jokowi berharap agar keseluruhan proses renovasi tersebut, dapat segera diselesaikan. Sehingga dapat digunakan secara maksimal oleh jemaah pada Ramadan tahun ini.

“Kita harapkan nanti sebelum Ramadan sudah bisa selesai sehingga bisa dipakai,” ucapnya. (IP-06)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *