Merawat Keberagaman Lewat Cap Go Meh Pontianak

JAGA - Para anggota Laskar Satuan Keluarga Madura membantu menjaga penonton agar tak masuk ke rute Pawai Naga dan Barongsai di Cap Go Meh Pontianak 2020, Sabtu (8/2/2020). (ANDI/insidepontianak.com)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Replika naga dan barongsai silih berganti menunjukan kebolehnya di Festival Cap Go Meh Pontianak 2020. Mereka meliuk, diiringi dentuman gong yang bertalu-talu, menghibur ribuan pasang mata yang telah menanti.

Tak kenal suku dan agama. Masyarakat dari berbagai latar agama dan etnis begitu antusias. Mereka berbondong-bondong menyaksikan pertunjukan. Ruas Jalan Gajah Mada, Kecamatan Pontianak Selatan, Sabtu, (8/2/2020) sore itu padat.

Bacaan Lainnya

Namun, ada yang menarik di tengah kepadatan itu. Nuansa keberangaman terlihat jelas, ketika puluhan pria mengenakan pakaian khas suku Madura sibuk mengatur lalu lintas. Sebagian dari mereka menjaga pentonton agar tak menghalangi kegiatan atraksi naga dan barongsai yang sedang berlangsung.

“Kami sengaja turun membantu kepolisian mengatur lalu lintas, guna menyukseskan kegiatan ini,” kata sesepuh Laskar Satuan Keluarga Madura Pontianak, Yanto.

Pria 50 tahun ini mengatakan, sedikitnya 20 orang anggota diturunkan. Bagi Yanto, sebagai anak bangsa, semua pihak harus ambil bagian dalam menjaga persatuan.

“Salah satunya terlibat dalam kegiatan seperti ini,” katanya.

Kegiatan seperti ini pun, kata bapak dua anak ini bukan baru kali ini dikaloni Laskar Satuan Keluarga Madura. Sejak 2013 lalu mereka sudah rutin ambil bagian. (IP-06)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *