Sehimpun Puisi Dodi Goyon

Ilustrasi via google.com

Bukubuku di Perpustakaan

Buku – buku di perpustakaan

Bacaan Lainnya

Berhimpit sesak bernafas debu

Rapi berderet

Entah berapa waktu terseret

Tangan-tangan pencari ilmu

Sungkan melulu menjabat buku

Selangkah jalan mata berlalu

Kutu-kutu buku merayap tak menentu

Kata para pembenci buku; meratah buku itu tak bermutu

Buku-buku di perpustakaan

Hilang senyap dari pandangan

Berharap ada tatap yang  singgah

Walau hanya memetik kata

***

Getah Karet

Berharap tetes  demi tetes terjatuh

Mangkuk menadah dari botol sampah

Genangan putih membawa harap melimpah

Terbaca makan dari alirannya

Terbayang biaya sekolah anak di tetesannya

Penuh

Diangkut sudah

Timbang getah, berpeluh basah

Melentur di zaman susah

Harga jual sangat murah

Kata pemerintah sih lumrah

Tauke menimbang terkadang marah

Marah….katanya sudah ada yang mengatur dan mengarah

Pulang membawa kisah

Cukup belanja saja agar tidak gelisah

Hujan tak kunjung berpisah

Tak menyadap periuk serba salah

***

Harapan Ayah

Anakku ingin kuliah

Katanya agar kelak besar membantu ayah

Berkisah sebelum tidur

Dibujuk bantal

Dibisik selimut

Diajari kasur

Istriku bercakap, pelan lalu berucap

“Pa, pinjam saja di bank sana”

Aku terperanjat secepat kilat

Bantal bilang usul menyayat

Selimut bisik akan kualat

Kasur menuduh bisa tersesat

Anakku ingin kuliah

Sekali dengar istri memelas

Anak jangan sampai jadi pemalas

Karena tak punya titel yang pantas

Lupakan bantal, selimut dan kasur

Pergi ke sana meminjam dan mengangsur

Anakku telah kuliah

Kerja sekarang seakan lelah

Peras keringat, tulang mematah

Jangan sampai anak di sana salah melangkah

***

Kaki Meja di Ruang Kelas

Kaki meja di ruang kelas

Menopang amanat dari dunia pendidikan

Mengabdi tanpa tatapan apalagi digaji harapan

Kaki meja di ruang kelas

Terlihat rapuh tanpa kepedulian

Rayap-rayap tanpa malu asyik berlarian

Kaki meja di ruang kelas

Berharap diperbaiki orang atasan

Agar murid belajar membawa kesan

Tapi apa, mereka malah tak datang dengan seribu macam alasan

***

Kamus  Besar  Bahasa  Indonesia

KBBI aku disapa

Ada di perpustakaan sampai toko buku ternama

Dicetak tebal dan penuh wibawa

KBBI aku disapa

Diremehkan sebagian manusia

Menusuk kata mereka  “kita orang Indonesia kok baca kamus bahasa kita?”

Hilang wibawa di tebal rupa

Diksi bicara mereka tertawa

Antri mengolok antre

Apotik mencela apotek

Kata yang pantas dibuang lepas

Cara yang salah dianggap pantas

 

Penulis:

Dodi Goyon, penulis bernama asli Dodi, entah dari mana kata ‘Goyon’ itu ditemukan. Asal Kabupaten Sanggau. Puisi-puisinya terbilang sederhana, namun langsung mengarah pokok permasalahan. Anak bungsu ini juga sudah menerbitkan buku kumpulan puisinya yang berjudul Suara Azan di Atas Kelenteng.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *