Tetap Ikut Tes CPNS Sambas Usai Kecelakaan, Dhea Lulus Passing Grade

TES - Peserta tes CPNS Kabupaten Sambas, Dhea Vivin tengah mengikuti tes usai kecelakaan, Minggu (9/2/2020). (BKPSDM SAMBAS)

SAMBAS, insidepontianak.com – Dhea Vivin harus menahan rasa sakit ketika mengikuti tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS di Politeknik Negeri Sambas, Minggu (9/2/2020). Beberapa bagian wajahnya, masih dalam balutan perban. Bahkan untuk mencapai lokasi tes, dia harus menggunakan kursi roda. Petugas pun membantunya meniti anak tangga untuk mencapai ruangan tes.

Dalam tes itu, Dhea mengambil formasi Guru IPA SMPN 9 Teluk Keramat, Kabupaten Sambas.

Bacaan Lainnya

Tak ingin terlambat, dia turun sejak pagi dengen bersepeda motor. Padahal tesnya di sesi ke 19 yang digelar pukul 16.30 WIB. Namun musibah memang tak ada yang tahu. Di tengah perjalanan, Dhea kecelakaan dan harus mendapatkan perawatan medis. Alhasil, dia sampai di lokasi ujian dengan balutan perban dan kursi roda.

“Kalau tidak salah kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB,” kata Kepala Bidang Pengadaan dan Mutasi, BKPSDMAD Kabupaten Sambas, Dedie Noor kepada insidepontianak.com, Senin (10/2/2020) pagi.

Akibat kecelakaan itu, Dhea dilarikan ke Puskesmas Sebawi untuk mendapatkan perawatan karena beberapa luka yang diderita. Akan tetapi niatnya ikut tes CPNS tetap kukuh, padahal jarak Puskesmas ke lokasi ujian masih setengah jam perjalanan.

“Atas permintaan dia, dibantu dengan bantuan adiknya dan petugas, Dhea akhirnya dibawa ke lokasi tes,” ungkap dia.

Dhea pun berangkat menggunakan kursi roda. Perjuangan Dhea berbanding lurus dengan hasil yang diperoleh. Dia lolos passing grade yang ditetapkan.

“Yang bersangkatan memenuhi passing grade dengan nilai TWK 95 TIU 155 dan TKP 141 dengan total nilai 391,” terangnya.

Usai menyelesaikan tes, Dhea langsung dirujuk ke RSUD oleh tim medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas.

“Info terakhir yang bersangkutan dirujuk di RSUD di Singkawang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” terangnya.

Dengan kejadian tersebut, Dedie mengimbau peserta peserta CPNS yang berlokasi jauh dari tempat tes untuk berhati-hati dan memperhitungkan jarak tempuh ke lokasi agar terhindar dari hal tidak diinginkan.

“Mohon kepada pelamar memperhitungkan jarak tempuh ke tempat lokasi. Bagi peserta yang jarak tempuh dengan lokasi jauh harap menginap di tempat keluarga yang ada di Sambas, agar hal serupa tak terjadi,” pungkasnya. (andi)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *