Terkait Kredit Fiktif Bank Kalbar Bengkayang, DPRD Telah Panggil Unsur Pimpinan Bank Kalbar

Wakil Ketua DPRD Kalbar, Suriansyah.
banner 468x60

PONTIANAK, insidepontianak.com – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalbar, Suriansyah mengatakan pihakn sudah memanggil pimpinan Bank Kalbar terkait kasus kredit fiktif di Bank Kalbar cabang Bengkayang.

“Kami dari Komisi III telah memanggil salah satu Direktur dan tim Bank Kalbar sekitar dua minggu yang lalu,” katanya, Rabu (12/2/2020).

Bacaan Lainnya

Berdasarkan keterangan pejabat Bank Kalbar, Suriansyah menilai mereka sudah melakukan mekanisme sesuai prosedur, dan analisa yang baik. Analisa tersebut dilakukan berdasarkan keterangan dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

“Tim analisa ada, tapi dia melakukan analisa berdasarkan keterangan PPK. Cuma karena keterangan dari PPK ini keliru makanya dia melakukan kesalahan,” ungkapnya.

Suriansyah mengatakan apa yang dilakukan tim analisa sudah tepat. Pihak Bank Kalbar memang tidak seharusnya melakukan penelitian dan pendalaman dokumen lagi. Sebab hal tersebut hanya akan menghambat pengusaha lain yang benar-benar memerlukan dana untuk melaksanakan program pemerintah.

Suriansyah bahkan menilai Bank Kalbar adalah korban atas ketidaktelitian dari Dinas Sosial, yang menganggarkan kegiatan tanpa ada anggaran, atau kepastian lelang.

“Tentunya pihak Bank Kalbar percaya kepada PPK dan Dinas Sosial sehingga mengajukan pinjaman dengan kontraktor yang diberikan kepercayaan,” paparnya.

Selain itu, pihak kontraktor juga merupakan korban dari ketidaktelitian tersebut.

Menurutnya, penyidik harusnya mendalami siapa aktor yang memberikan keterangan palsu adanya proyek dengan anggaran yang menurut mereka sudah ada.

“Apakah pihak PPK saja, pejabat di Dinas Sosial tersebut, atau ada pihak lain yang segaja mengacaukan atau mengambil keuntungan dari penipuan seperti ini. Jadi harus ada penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya. (andi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *