Tiga ASN Kejati Kalbar Disanksi karena Pungli

Ilustrasi foto pegawai Kejaksaan. (Bermadah.com)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalbar, Jaya Kesuma mengatakan di tahun 2019, ada tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintannya yang disanksi karena pungutan liar (pungli). Sanksi yang diberikan berupa penurunan pangkat hingga pemecatan.

Temuan pungli tersebut merupakan implementasi surat keputusan dari kejaksaan di pusat untuk membentuk tim saber pungli internal.

Bacaan Lainnya

“Saya bersyukur ini berjalan efektif, karena saya tidak mau jajaran saya menyapu dengan sapu yang kotor. Sehingga kami melakukan beberapa langkah internal,” katanya dalam Rakerda Satgas Saber Pungli Kalbar, di Balai Petitih, Kantor Gubernur Kalbar, Rabu (12/2/2020).

Dia menuturkan, semua petugas yang melayani publik, pasti mempunyai potensi melakukan pungli. Karena sifatnya memberi pelayanan.

“Sasaran Saber Pungli mulai dari pelayanan publik ekspor impor hingga penegakan hukum,” katanya.

Menurutnya, ada banyak aparatur penegakan hukum melakukan hal di luar kewenangan. Misalnya mengatur pasal yang ditetapkan pada tersangka. Maka tak heran jika sasaran Saber Pungli Kejati Kalbar juga ke aparatur penegak hukum.

“Semua lini perizinan juga punya potensi pungli. Makanya Presiden konsen akan hal ini karena bisa mengganggu investasi di Indonesia,” sebutnya. (balasa)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *