Kisah Ella, Terpaksa Pisah dengan Suami karena Dideportasi

PISAH - Satu di antara Pekerja Migran Indonesia Bermasalah asal Sambas, Ella terpaksa berpisah dengan suaminya karena dideportasi, Rabu (12/2/2020). (ANDI/insidepontianak.com)
banner 468x60

PONTIANAK, insidepontianak.com – Ella terpaksa harus berpisah dengan suaminya, seorang warga negara Malays akibat deportasi otoritas Negeri Jiran. Dia merupakan satu di antara Pekerja Migran Indonesia Bermasalah (PMIB) yang dipulangkan melalui PLBN Terpadu Entikong, Kabupaten Sanggau, Rabu (12/2/2020) malam.

“Sedih saya, berpisah sama suami. Suami juga merasa bersalah karena tidak daftar perkawinan kami,” ungkap perempuan 25 tahun itu.

Muat Lebih

Dari perkawinan itu, mereka telah dikaruniai seorang anak perempuan berusia 2,5 tahun. Anaknya itu kini diasuh orang tuanya di Sambas.

Alasan ekonomi, membuat Ella memilih bekerja di negara tetangga. Di sana, dia bekerja di salah satu kedai makan menggunakan visa kunjungan, sebelum ditangkap petugas setempat.

Usai dideportasi, dia pun berharap dapat segera kembali ke Malaysia membawa anak dan berkumpul dengan suami.

“Saya berharap paspor saya bisa diambil, bawa anak ke Malaysia dan berkumpul bersama keluarga,” pungkasnya. (andi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *