Kementerian PUPR Serius Bangun Jalan Tol Pontianak-Singkawang, Sutarmidji Usul Sekaligus Jembatan Kapuas 3

Gubernur Kalbar, Sutarmidji.
banner 468x60

PONTIANAK, insidepontianak.com – Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji mengatakan telah mendapat kabar denteri PUPR bahwa Pemerintah Pusat serius membangun tol Pontianak-Singkawang. Bahkan sejumlah perusahaan dari Malaysia berminat, termasuk satu perusahaan dalam negeri.

“Saya melihat ini peluang bagus, Kementerian serius kita juga punya semangat. Saya minta kepada Pak Menteri, yang lebih diutamakan itu pembangunan Jembatan Kapuas 3,” katanya, Jumat (14/2/2020).

Muat Lebih

“Pak Menteri oke, dia setuju. Desainnya sudah ada. Masalahnya sekarang pembebasan lahan. Saya perkirakan akan menggunakan anggaran lebih dari Rp200 miliar,” katanya.

Perkara anggaran, Pemprov akan segera membicarakannya dengan DPRD Kalbar.

“Kalau kita menggunakan APBD kita sekaligus, mungkin akan berpengaruh terhadap pembangunan infrastruktur lainnya. Tapi kita punya aset-aset yang sebenarnya tidak digunakan, jadi tidak produktif. Bagus dibuat produktif,” ungkap Sutarmidji.

Ada dua cara yang bisa dipakai. Pertama, memberikan Hak Guna Usaha (HGB) di atas Hak Pengelolaan (HPL). Kedua, dengan melelang aset.

“Kita minta DJKN menilainya lalu kita lelang terbuka. Misalnya rumah dinas, lahan kosong. Itu sudah kita inventarisasi, dari beberapa ini jika dilelang bisa menutup kebutuhan pembebasan lahan,” sebutnya.

Jika harus keluar Rp200-300 miliar untuk mendapatkan jembatan seharga Rp1,4 Triliun, menurutnya merupakan investasi yang bagus.

“Setelah jembatan ini jadi, titik mana yang bagus maka langsung tentukan titik koordinat untuk tol,” katanya.

Jembatan Kapuas III sendiri akan menghubungkan muara Sungai Kapuas di Desa Sungai Rengas, Kubu Raya sampai Jungkat dengan melewati Pulau Panjang, Wajok Hilir, Mempawah. Kendaraan bertonase besar bisa melalui jalan tersebut dan tidak masuk kota. Apalagi kini Pelabuhan Internasional Kijing tengah dibangun. Arus distribusi ke berbagai kabupaten akan semakin lancar.

Sementara tol Pontianak-Singkawang akan dibangun dengan panjang 144 kilometer, pra feasibility study (pra studi kelayakan) jalan bebas hambatan ini sejatinya sudah dikerjakan 2017. Hasilnya, akan ada enam koridor skenario pembangunan dengan rincian Sambas-Singkawang, Singkawang-Kijing, Kijing-Mempawah, Mempawah-Sungai Piyuh, Sungai Pinyuh-Pontianak, dan Pontianak-Supadio.

“Saya yakin dengan Pak Menteri telepon, nanti akan saya matangkan lagi ketika ke Jakarta, saya akan ketemu beliau dan membahas itu. Mungkin tanggal 20-n Februari,” katanya.

“Tol itu Kementerian PUPR serius dan saya yakin betul Jalan Tol Singkawang-Pontianak bisa diwujudkan, itu antisipasi pelabuhan dan kawasan pertumbuhan baru,” tutupnya. (balasa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *