Pemkab Kayong Utara Ingin Tambah Desa Mandiri

SOSIALISASI - Bupati Citra membuka Sosialisasi Desa Mandiri Menuju Langit Biru di Bumi Khatulistiwa yang bertempat di Istana Rakyat, Jum'at (14/2/2020). (HUMAS KAYONG UTARA)
banner 468x60

KAYONG UTARA, insidepontianak.com – Bupati Kayong Utara, Citra Duani mengatakan untuk mewujudkan Desa Mandiri, Maju dan Sejahtera, diperlukan dukungan lintas sektoral. Mulai dari pemerintah, swasta hingga Tentara Nasional Indonesia (TNI) Kodam XII/Tanjungpura (TPR).

“Desa tidak serta-merta harus membangun desanya sendiri, perlu dukungan semua sektor, bersatu padu, bekerja sama dan bergotong-royong untuk desa membangun dan membangun desa,” ucap Citra saat membuka ‘Sosialisasi Desa Mandiri Menuju Langit Biru di Bumi Khatulistiwa’ di Istana Rakyat Kayong Utara, Jum’at (14/2/2020).

Muat Lebih

Pemerintah Daerah (Pemkab) saat ini fokus pada pembangunan dari desa, dan menciptakan desa-desa mandiri, dan maju setelah Desa Sutera.

“Hal ini dilakukan agar terjadi pemerataan program pembangunan di desa, sehingga dapat mempercepat tingkat kemajuan dan kemandirian status desa di Kabupaten Kayong Utara,” terangnya.

Keseriusan Pemerintah Provinsi Kalbar, TNI dan Polri dalam hal mengimplementasikan Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan mendorong terciptakan desa mandiri di Kalbar. Citra memandang hal ini dapat mempercepat pembangunan di daerah dan adi lebih banyak lagi desa mandiri di Kalimantan Barat.

“Desa Sutera telah menjadi pelopor Desa Mandiri di Kalbar atas dukungan semua pihak, dan keseriusan Gubernur kita saat ini Kayong Utara sudah memiliki empat Desa Mandiri yaitu Desa Sutera, Desa Pangkalan Buton, Desa Teluk Batang, dan Desa Seponti Jaya, serta beberapa desa yang meningkat menjadi desa maju dan akan terus bertambah lagi,” tuturnya.

Dandim 1203/Ketapang, Jami’at dalam sambutannya menyampaikan Kodam XII/TPR selain mendukung pencanangan Desa Mandiri di Kalbar, TNI dan seluruh stakeholders ingin mewujudkan Kalbar Zero Asap di tahun 2020.

“Oleh karena itu sejak dini kita melakukan pencegahan karhutla, bekerja sama melaksanakan mitigasi, sosialisasi dan membentuk satgas di desa untuk mewujudkan zero asap. Tahun lalu kita telah melakukan langkah yang baik sekali, dan untuk saat ini harus lebih baik lagi,” terangnya. (humas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *