Terekam CCTV Saat Curi HP, Mus Terancam Lima Tahun Penjara

TERSANGKA - Musriyadi alias Mus ditangkap polisi setelah aksinya mencuri handphone terekam CCTV. (HUMAS POLSEK PONTIANAK TIMUR)
banner 468x60

PONTIANAK, insidepontianak.com Musriyadi alias Mus, tak bisa mengelak lagi. Jejak aksinya mencuri handphone (HP) pada Kamis (13/2/2020) di rumah seorang warga Gang H Taha, Jalan M Sabran, Pontianak terekam CCTV.

Karena itu, hanya hitungan jam dari laporan korban, polisi dengan mudah menangkap pemuda 31 tahun, warga Gang Waris, Tanjung Hulu tersebut.

Bacaan Lainnya

“Pelaku diringkus di kediamannya,” kata Kapolsek Pontianak Timur melalui Kasi Humas, Iptu Ishak Pujianto, Sabtu (15/2/2020).

Saat beraksi, Mus terbilang nekat. Dia berani nyelonong masuk ke rumah korban lewat pintu samping. Ketika itu, korban sedang tidur. Ponselnya seharga Rp3,6 Juta, diletakkan di meja ruang tengah. Bak rejeki nomplok, kesempatan di depan mata tak disia-siakan Mus.

Tanpa pikir panjang, Mus langsung menggondol handphone korban dan bergegas kabur. Namun apes, ternyata di ruang tengah rumah korban terpasang kamera pengintai. Dus, jejak aksinya otomatis terlacak. Korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pontianak Timur.

“Berdasarkan laporan korban, anggota langsung melakukan penyelidikan,” jelas Ishak.

Proses penyelidikan dimulai dari pemeriksaan rekaman CCTV di rumah korban. Hasilnya terlihat jelas siapa pelakunya. Dari bukti itu, proses pencarian identitas korban diselidiki lagi. Singkat cerita, didapati informasi  pelaku adalah Musriyadi alias Mus.

Kanit Reskrim Iptu Sarjono memimpin langsung proses penangkapan Mus di kediamannya. Saat digerebek, pelaku sedang santai di rumah. Proses penangkapan berlangsung mulus. Tidak ada perlawanan. Ketika diinterogasi, Mus pun mengakui seluruh perbuatannya sesuai bukti rekaman CCTV.

“Saat ini pelaku sudah dilakukan penahanan dan telah ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Iptu Ishak.

Mus dijerat Pasal 362 KUHP tentang tindak pidana pencurian. Dia diancam hukuman lima tahun penjara. (abdul)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *