Sejak Wabah Corona, Keluarga Cemaskan Kondisi Sarifah di Tiongkok

KELUARGA - Sarifah dan keluarga ketika ditemui di kediamannya, Minggu (16/2/2020). (ABDUL/insidepontianak.com)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Rasa cemas seketika menghantui pikiran Titik Harjito, ibu dari Sarifah Nurus Soffia Perwira Putri, mahasiswi asal Kalbar yang tengah kuliah di Hubei University of Science and Technology, ketika berita wabah Corona menyebar.

“Namanya orang tua pasti cemas. Kami tahu heboh virus Corona di media online dan televisi,” ceritanya kepada insidepontianak.com, Minggu (16/2/2020).

Bacaan Lainnya

Beruntungnya, komunikasi dengan sang anak tak pernah putus. Akhirnya, kekhawatiran perempuan 50 tahun tersebut sedikit demi sedikit bisa terobati. Biasanya, sang ibu berkomunikasi via WeChat. Sekadar melepas rindu, menanyakan kabar, dan kondisi sang anak dan negara Tiongkok. Di samping itu, untaian doa terus dipanjatkan agar anak bungsunya itu dalam kondisi sehat.

“Kita mau pulangkan juga tak bisa. Di sana pihak kampus juga benar-benar memperhatikan mahasiswan internasionalnya. Tiap hari diperiksa terus,” ungkapnya.

Dia bersyukur, sang anak dapat pulang ke rumah di Jalan Tanjung Raya II, Kecamatan Pontianak Timur dalam kondisi sehat, dan selamat. Titik pun berterima kasih atas perhatian pemerintah pusat maupun daerah yang telah memfasilitasi pemulangkan Sarifah ke Kalimantan Barat.

Sebagai orang tua, dia akan melihat kondisi di Kota Wuhan pascawabah virus Corona melanda. Jika memang kondisinya sudah kondusif, dia akan mempersilakan anaknya kembali melanjutkan pendidikan.

“Kalau sudah kondusif, kampus di sana sudah mulai dibuka, ya tentunya sebagai orang tua, kami menyerahkan. Karena sudah setengah jalan. Sudah semester enam,” paparnya.

Sebagai orang tua, dirinya tetap ingin Sarifah tetap melanjutkan kuliahnya hingga selesai. Sementara waktu, sang anak kini menjalani perkuliahan daring di rumah.

“Sekarang ini, sedang kuliah online,” pungkasnya. (andi)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *