Warga Sekitar Wilayah Limbah Nuklir di Tangsel Akan Jalani Pemeriksaan Kontaminasi

UKUR - Tim teknis kimia biologi radioaktif Gegana Brimob Mabes Polri dan Tim Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETAN) melakukan pengukuran tingkat paparan tinggi radioaktif yang ditemukan di Perumahan Batan Indah, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (15/2/2020). (MUHAMMAD IQBAL/ANTARA FOTO)

JAKARTA, insidepontianak.com – Warga Perumahan Batan Indah, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel) akan menjalani pengecekan pascaditemukannya limbah yang berisi zat radioaktif.

Kepala Bagian Komunikasi Publik dan Protokol, Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten), Abdul Qohhar menjelaskan warga Perumahan Batan Indah akan menjalani whole body check (WBC). Pengecekan ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada warga yang terpapar radioaktif atau tidak.

Bacaan Lainnya

“Untuk itu, rencananya besok (Senin, 17/2/2020), yang sudah disampaikan oleh pimpinan juga, dari warga ini akan di-sampling untuk melakukan tes yang namanya WBC. Untuk melihat apakah ada kontaminan (pengontaminasi) radioaktif yang masuk ke tubuh,” kata Abdul di Perumahan Batan Indah, Serpong, Tangsel, Minggu (16/2/2020) sebagaimana dilansir dari Detik.com, Minggu (16/2/2020).

WBC akan dilakukan petugas Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan). Tujuannya, untuk melihat zat radioaktif yang masuk ke tubuh seseorang masih dalam batas aman atau tidak.

“Kalau di bawah batas, it’s OK berarti ya. Kalau melebihi batas, ini harus ada treatment lagi. Treatment teknis itu nanti mungkin bisa ditanyakan ke yang lebih paham itu,” ujarnya.

Ketika disinggung apakah zat radioaktif ini sudah lama berada di pemukiman warga, Abdul mengatakan hal itu harus dilakukan uji laboratorium terlebih dahulu. Namun warga sekitar akan terkena radiasi radioaktif bila zat tersebut sudah lama di pemukiman.

“Tapi kembali kita melihat nanti, sejauh mana efeknya. Yang penting kan kita bicara paparan ini efeknya gimana,” ucap dia.

Sebelumnya, Bapeten berkoordinasi dengan kepolisian untuk menyelidiki asal limbah radioaktif di Perumahan Batan Indah, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel). Keduanya akan mengumpulkan sejumlah keterangan di lokasi.

“Kami memang koordinasi terus dengan kepolisian. Mungkin besok kami koordinasi lebih detail,” kata Kepala Biro Hukum, Kerja Sama, dan Komunikasi Publik Bapeten Indra Gunawan ketika dihubungi, Sabtu (15/2/2020).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *