Gidot Rindu Keluarga

SENYUM - Bupati Bengkayang nonaktif, Suryadman Gidot tersenyum usai sidang di Pengadilan Tipikor Pontianak, Selasa (18/2/2020). (ANDI/insidepontianak.com)
banner 468x60

PONTIANAK, insidepontianak.com – Sejak jadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bupati Bengkayang nonaktif Suryadman Gidot terpaksa berpisah dengan keluarganya. Tak dapat dipungkiri, rasa rindu tak luput dirasakan mantan orang nomor satu Kabupaten Bengkayang itu.

“Siapalah ndak rindu keluarga, jangan tanya lah itu kan,” kata Suryadman Gidot, sambil tertawa kepada wartawan, Selasa, (18/2/2020) usai sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pontianak.

Bacaan Lainnya

Terdakwa kasus suap proyek Pekerjaan Pemerintah Kabupaten Bengkayang tahun 2019 ini mengaku, pascamengenakan rompi oranye 3 September 2019 lalu, intensitas bertemu dengan keluarga sudah tak lagi seperti dulu.

“Kalau dijegung (keluarga) kan dijadwalkan, jadi gak sering lah,” ungkapnya.

Kendati demikian, dia mengaku akan mengikuti proses sidang yang berjalan. Dia pun enggan menanggapi lebih jauh, saksi-saksi yang dihadirkan JPU.

“Yang namanya saksi pastilah mereka berceritalah bagaimana kejadian seperti ini, gitu aja. Masalah meringankan tergantung majelis,” terangnya.

Di samping itu, Gidot bersama dengan kuasa hukumnya juga telah menyiapkan tiga orang saksi meringankan pada persidangan lanjutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pontianak pekan depan.

“Nantilah, kita kan akan hadirkan dia. Datang saja nanti tanggal 25,”  pungkasnya. (Andi)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *