Tujuh KPUD Kalbar Komunikasikan Kenaikan Honorium PPS dan PPK ke Pemda

Ketua KPU Kalbar, Ramdhan.

PONTIANAK, insidepontianak.com – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) di tujuh kabupaten di Kalbar terus berkomunikasi terkait kenaikan honorium Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang ditetapkan KPU RI berdasarkan surat Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor: S-735/MK.02/2018 tertanggal 7 Oktober 2019.

“Prosesnya terus berjalan. Kawan-kawan KPUD di tujuh Kabupaten masih mengomunikasikan (kenaikan honorium) dengan pemerintah daerahnya masing-masing,” kata Ramdhan, Ketua KPU Provinsi Kalimantan Barat.

Bacaan Lainnya

Saat proses perekrutan PPS maupun PPK, KPUD di tujuh wilayah yang menggelar Pilkada serentak telah menyampaikan bahwa anggaran honor sesuai dengan anggaran yang ada saat ini.

“Ketika perekrutan juga telah disosialisasikan sesuai dengan anggaran yang ada dulu,” ungkapnya.

Ramdhan menilai tak ada masalah berarti yang dihadapi KPUD.

“Artinya terkait proses yang sudah berjalan sesuai tahapan yang ada dan sudah dilakukan kawan-kawan,” paparnya.

KPU Provinsi juga terus mengawasi tahapan persiapan Pilkada serentak tahun 2020 di Kalbar. Saat ini sedang dalam tahapan penyerahan syarat dukungan bakal calon perseorangan di tujuh kabupaten.

“Mulai dari tanggal 19 sampai tanggal 23 Februari 2020,” katanya.

Hingga kini, KPUD kabupaten masih menerima penyerahan calon perseorangan. Dari data yang diterima, ada tiga wilayah yang
terkonfirmasi akan menyerahkan calon perseorang yakni Ketapang, Bengkayang, dan Kapuas Hulu.

“Itu informasinya akan ada calon perseorangan yang akan menyerahkan dukungan,” ungkapnya.

Selanjutnya, tinggal tahapan perekrutan badan ad hock.

“Sekarang inikan masih tanggapan tahap ke II setelah diumumkan calon anggota PPK yang telah ditetapkan dan masih proses perekrutan untuk PPS,” terangnya.

Ramdhan mengimbau masyarakat, yang mau berpartisipasi sebagai penyelenggara Pemilu di badan ad hock PPS dapat mendaftarkan diri dengan mendatangi KPU di tujuh Kabupaten itu. (andi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *