Residivis Curanmor di Ketapang Dibekuk, 10 Motor Hasil Curian Diamankan

Barang bukti sepeda motor yang diamankan polisi. (Ist)

KETAPANG, insidepontianak – Satreskrim Kepolisian Resor (Polres) Ketapang meringkus dua orang pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang terjadi Rabu (26/2/2020) lalu. Kedua tersangka memiliki peran masing-masing. AD (39) warga Kelurahan Sampit yang merupakan pelaku utama dan AH (25) warga Sungai Awan Kanan merupakan penadah.

Keduanya merupakan residivis Curanmor, sepuluh unit kendaraan sepeda motor juga berhasil diamankan.

Bacaan Lainnya

Kasat Reskrim Polres Ketapang, AKP Eko Mardianto mengatakan, kedua pelaku ini diamankan dari kasus tindakan pencurian di lokasi yang sama. Yakni di Jalan Matan Kelurahan Mulia Baru, Kecamatan Delta Pawan.

Awalnya, korban melaporkan kepada pihaknya kehilangan motor di parkiran rumahnya di Jalan Matan pada 23 Februari lalu sekitar pukul 18.00 WIB. Kemudian, petugas mengembangkan laporan ini dan menangkap satu orang pelaku utama dan seorang penadah.

Pelaku berhasil ditangkap saat sedang berada di Jalan Sisingamaraja pada 26 Februari lalu sekitar pukul 04.00 WIB. Namun, pada saat ditangkap pelaku mencoba melawan dan melarikan diri.

“Karena dinilai membahayakan, sehingga petugas terpaksa mengeluarkan tembakan tegas dan terukur,” terangnya, Senin (2/3/2020).

Eko menybutkan, dari hasil pengembangan ternyata pelaku juga pernah melakukan aksinya pada sepuluh TKP lainnya di Ketapang.

“Ternyata kedua pelaku, yakni pelaku utama dan penadah adalah merupakan residivis di kasus yang sama,” ungkapnya.

Dari kasus 26 Februari, korban merugi Rp6 juta. Saat ini pelaku bersama barang bukti sepuluh unit sepeda motor dengan jenis dan merk berbeda telah diamankan di Mapolres Ketapang guna penyidikan lebih lanjut.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 363 dengan ancaman hukuman minimal tujuh tahun penjara,” tegasnya.

Eko mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat menyimpan kendaraannya. “Jangan lupa memasang kunci pengaman serta tidak mudah membeli kendaraan. Terutama sepada motor yang tanpa dilengkapi surat-surat lengkap,” tandasnya. (fauzi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *