Dinsos Kalbar Pantau Kembali Kondisi Kesehatan 100 PMI-B dari Malaysia Sebelum Dipulangkan

Pendataan PMI-B di Dinsos Kalbar, Selasa (3/3/2020) malam. (Abdul/Insidepontianak.com)

PONTIANAK, insidepontianak.com Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Dinas Sosial Provinsi Kalbar, Jalil Muhamad menegaskan, 100 Pekerja Migran Indonesia Bermasalah (PMI-B) yang dipulangkan BP3TKI Kalbar dari Malaysia, Selasa (3/3/2020) malam akan dipantau kembali kondisi kesehatannya sebelum dipulangkan ke daerah masing-masing.

Pemantauan itu untuk memastikan para PMI-B tersebut bebar-benar sehat dan aman, meskipun sebelumnya sudah diperiksa oleh petugas karantina kesehatan KKP di PLBN Entikong.

Bacaan Lainnya

“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan KKP. Kami ingin memastikan kondisi mereka benar-benar sehat,” kata Jalil Muhamad diwawancarai di ruang kerjanya, Selasa (3/3/2020) malam.

Khusus PMI-B yang berasal dari luar Kalbar, kata dia tak langsung dipulangkan di daerah asalnya masing-masing. Sebab, masih menunggu jadwal keberangkatan kapal laut.

Sembari menunggu jadwal itu, mereka akan dilakukan observasi beberapa hari, sekaligus dilakukan asistensi terkait dokumen-dokumen statusnya sebagai PMI-B.

“Untuk pemulangan ke daerah asal, nanti, kita akan berkordinasi dengan pihak Pelni,” jelasnya.

Menurut Jalil, hasil pemeriksaan petugas karantina kesehatan KKP di PLBN Entikong, ke 100 PMI-B yang dideportasi oleh pemerintah Malaysia tersebut dinyatakan sehat.

“Saya sudah kontak dengan KKP di sana. bahwa mereka telah melakukan pemeriksaan terhadap 100 PMI-B tersebut. Hasilnya semua negatif (suspek corona),” katanya.

“Mereka (100 PMI-B) tersebut juga sudah divaksin polio oleh petugas KKP di PLBN Entikong,” tambahnya. (abdul)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *