Polsek Sandai Amankan Ratusan Batang Kayu Ulin Ilegal

AMANKAN - Sebanyak 250 batang kayu ulin ilegal berhasil diamankan Kepolisian Sektor (Polsek) Sandai dari lokasi tepi hulu Sungai Pawan, Desa Randau Jungkal, Kecamatan Sandai, Ketapang, Senin (2/3/2020) lalu. (ISTIMEWA)

KETAPANG, insidepontianak.com – Sebanyak 200 batang kayu ulin ilegal berhasil diamankan Kepolisian Sektor (Polsek) Sandai dari lokasi tepi hulu Sungai Pawan, Desa Randau Jungkal, Kecamatan Sandai, Ketapang, Senin (2/3/2020) lalu.

Kapolsek Sandai, AKP Riwayansyah menyebut kalau ratusan batang hasil hutan tersebut diamankan karena tanpa dilengkapi dengan dokumen yang sah.

Bacaan Lainnya

“Barang bukti yang berhasil kita amankan berupa dua ratus batang hasil hutan berupa kayu gergajian jenis belian atau ulin dengan ukuran 8 cm x 16 cm x 400 cm,” ungkapnya, Kamis (5/3/2020) malam.

Penangkapan berawal dari laporan masyarakat yang melihat adanya tumpukan ratusan batang kayu di tepi sungai. Mendapat laporan tersebut pihaknya langsung turun ke lokasi untuk pengecekan.

“Pada saat mendatangi TKP, anggota tidak menemukan pemiliknya, hanya menemukan tumpuk kayu di semak-semak di tepi sungai. Kemudian kayu-kayu tersebut langsung kami segel,” ujarnya.

Saat ini pihaknya masih menyelidiki guna memburu pemilik ratusan batang kayu tersebut.

“Dari keterangan saksi di sekitar TKP, kayu tersebut berasal dari motor air yang bersandar dan menurunkan kayu di tepi sungai beberapa hari sebelumnya,” ungkapnya.

“Kami masih menyelidiki dan memeriksa para saksi guna memburu pemilik kayu ilegal tersebut,” tandasnya. (fauzi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *