Persipon Legend vs Persikat Legend, Daud Yordan Takjub dengan Semangat Para Pemain Bola Usia Senja

PERSAHABATAN - Laga persahabatan Persipon Legend vs Persikat Legend digelar di Lapangan Tanjungpura, Ketapang, kemarin. (FAUZI/insidepontianak.com)

KETAPANG, insidepontianak.com – Petinju kebanggaan Kalbar Daud ‘Chino’ Yordan mengapresiasi pertandingan sepak bola persahabatan antara Persipon Legend vs Persikat Legend di lapangan bola Tanjungpura, Sabtu (7/3/2020) lalu. Daud yang sejak awal menonton pertandingan mengaku takjub dengan semangat para pemain bola di usia senja, bahkan fisik mereka saat bertanding tidak berbeda saat usia muda dulunya.

“Kita anak muda harus berkaca, di umur mereka yang tidak lagi muda tapi mereka masih sangat peduli dengan kesehatan, bisa berpartisipasi di bidang olahraga ini,” ungkap Daud.

Bacaan Lainnya

Dia pun mengharapkan anak muda saat ini dapat mencontoh para pemain bola legend ini. Menurut Daud, potensi di bidang olahraga harus diasah sejak dini, dan harus memiliki disiplin yang tinggi.

“Kita harap anak muda bisa menempa kemampuan masing-masing, khususnya di bidang olahraga. Sejak dini mereka sudah dapat menggali kemampuan mereka,” terangnya.

“Regenerasi perlu dilakukan, karena setiap era akan selesai dengan cerita masing-masing,” tambahnya.

Pada pertandingan persahabatan tersebut, Persikat Legend dapat menahan imbang Persipon Legend dengan skor akhir 4-4. Selain melawan Persikat Legend, skuat Persipon Legend yang bertandang ke Ketapang tersebut juga bertanding melawan Tim Lintas Sepak Bola Ketapang (LSBK) dengan skor akhir 4-3, pada Minggu (8/3/2020) pagi.

Sementara itu, Manager Tim Persikat Legend, Effendi menyebut kalau pertandingan persahabatan yang digelar pihaknya bertujuan untuk kembali membangun silaturahmi dengan para pemain sepak bola di Kalbar, khususnya di era tahun 80-an.

“Laga ini sebenarnya yang pertama, kita ingin membangun silaturahmi dengan para pemain sepak bola di Kalbar dari era tahun 1985 ke atas,” katanya.

Menurutnya, dengan adanya silaturahmi dalam pertandingan persahabatan itu, ke depan Persikat Legend berkeinginan untuk membuat agenda dengan melakukan pertandingan persahabatan ke setiap daerah baik di tingkat regional, nasional, maupun antarnegara.

“Sebenarnya keinginan kami dari Persikat Legend itu mengadakan agenda rutin untuk bersilaturahmi dengan pemain legendaris di setiap daerah. Kalau kemarin kita dengan Tim Legendaris di Malaysia, sekarang dengan Persipon ke depan kita akan rencanakan kembali untuk menggelar pertandingan persahabatan dengan daerah lain,” ungkapnya.

Effendi berharap dengan adanya pertandingan persahabatan yang digelar pihaknya ini, dapat memberikan motivasi kepada pesepakbola muda agar dapat meniru jejak seniornya. Yang di mana menurutnya pada masa mereka dulu di tahun 1980-an sepakbola Ketapang diperhitungkan di Kalbar.

“Kita juga berharap melalui kepengurusan PSSI yang baru terbentuk hasil kongres kemarin, kita berharap sebagai insan cabang olahraga ini, supaya kepengurusan yang baru betul-betul dapat membawa prestasi yang baik untuk tim sepak bola Ketapang,” tandasnya. (fauzi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *