Bupati Ketapang Harap Hotel Grand Zuri Kurangi Pengangguran

DISAMBUT - Bupati Ketapang, Martin Rantan saat peresmian Grand Zuri Hotel Ketapang, Selasa (10/3/2020). (ISTIMEWA)

KETAPANG, insidepontianak.com – Bupati Ketapang, Martin Rantan berharap kehadiran Hotel Grand Zuri dapat mengurangi pengangguran di wilayahnya. Dia berharap kehadiran hotel berbintang itu jadi magnet investasi yang kuat bagi para investor untuk menanamkan modalnya dalam membangun fasilitas penunjang bagi para wisatawan dan pelaku bisnis.

“Nilai investasi di Ketapang adalah termasuk yang terbesar di provinsi Kalimantan Barat, maka tidak aneh bila pembangunan proyek pemerintah provinsi dan nasional serta pemerintah daerah yang ada di Ketapang tentunya akan diikuti dengan pembangunan dan fasilitas publik salah satunya ialah pembangunan hotel-hotel di Ketapang,” katanya usai meresmikan hotel tersebut, Selasa (10/3/2020).

Bacaan Lainnya

Keberadaan hotel yang ada di Ketapang harus pula memperhatikan sektor penyerapan tenaga kerja khususnya di lingkungan sekitar. Dengan begitu keberadaan hotel-hotel, khususnya Grand Zuri Hotel Ketapang turut pula membantu upaya pemerintah daerah dalam rangka mengurangi angka pengangguran sehingga terciptanya kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, disampaikan Bupati bahwa keberadaan hotel harus mampu menyosialisasikan kearifan lokal Ketapang dan berharap pihak Grand Zuri Hotel Ketapang mampu menyediakan etalase untuk oleh-oleh asli Ketapang seperti batu kecubung, kuliner khas Ketapang, seperti amplang, jenurai, serta kuliner-kuliner lainnya yang berbahan baku ale-ale.

“Saya berharap pula, pihak hotel mau menerapkan aturan kepada seluruh pegawai hotel agar menggunakan batik khas Ketapang minimal sebulan sekali, terlebih lagi nantinya pada tanggal 11 Maret saat hari jadi Kota Ketapang yang ke-602. Marilah menjadi mitra pemerintah daerah dalam upaya mempromosikan Ketapang kepada pihak luar, khususnya di sektor pariwisata,” harap Bupati.

Bupati juga menekankan bahwa keberadaan hotel harus bisa menjadi representasi pembangunan Ketapang yang maju menuju masyarakat sejahtera yang terkenal dengan kearifan lokalnya. Terlebih lagi di bulan Mei tahun ini, Ketapang menjadi salah satu destinasi persinggahan para pelayar internasional. Akan banyak wisatawan asing yang berkunjung di wilayah tersebut.

“Oleh karena itu, dukungan dari berbagai pelaku usaha pariwisata serta infrastruktur pariwisata sangat diharapkan oleh pemerintah daerah, termasuklah pihak perhotelan, sehingga hal tersebut akan memberikan dampak yang baik pada peningkatan perekonomian setempat serta perkembangan kepariwisataan daerah,” pungkasnya. (fauzi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *