Ketua FPRK: Banyak Perusahaan Disegel Terkait Karhutla, tapi Minim Proses Hukum

Ketua Front Perjuangan Rakyat Ketapang (FPRK), Isa Anshari.

KETAPANG, insidepontianak.com – Ketua Front Perjuangan Rakyat Ketapang (FPRK), Isa Anshari mendesak aparat hukum mengambil tindakan tegas terhadap perusahaan yang terlibat kasus kebakaran hutan dan lahan. Apalagi sepanjang tahun lalu, banyak perusahaan disegel lantaran ditemukan lahannya terbakar.

“Kami juga menanyakan kepada Polda, Polres Ketapang yang menangani karhutla beberapa waktu lalu, kami mengetahui di media sudah ada perusahaan yang ditetapkan menjadi tersangka, tapi kita tidak mengetahui proses hukumnya seperti apa,” katanya, Rabu (11/3/2020).

Bacaan Lainnya

Dia mendesak Polda Kalbar segera menuntaskan kasus Karhutla. Terlebih Kapolda sebelumnya sudah menyegel beberapa perusahaan di Kalimantan Barat.

Dalam kaitannya, dia pun mengapresiasi putusan Pengadilan Negeri Sintang yang memutus bebas enam terdakwa peladang kasus karhutla.

Isa berharap hasil putusan enam terdakwa ini dapat menjadi rujukan dan pedoman bagi para hakim dalam menyelesaian perkara yang sama.

“Kami harapkan putusan ini menjadi yurisprudensi Pengadilan Negeri manapun, khususnya di Kalimantan Barat ini,” harapnya.

Dia juga ingin aparat penegak hukum di Ketapang dapat membebaskan peladang yang ditangkap.

“Sehingga jangan selalu masyarakat kecil yang menjadi korban,” pintanya. (fauzi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *