Nasib Dua Kasus Karhutla Libatkan Korporasi di Ketapang Belum Berujung

Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Ketapang, Rudy Astanto.

KETAPANG, insidepontianak.com – Dua kasus kabakaran hutan dan lahan di Ketapang yang melibatkan korporasi hingga kini belum jelas kelanjutannya. Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Ketapang, Rudy Astan mengatakan pelimpahan kasus tahap 2 belum dapat dilaksanakan.

Dua perusahaan yang terlibat adalah PT Prananda Indah dan PT Putra Sari Lestari (PSL). Kasus PT Prananda Indah hingga kini baru di tahap Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP). Sedang perusahaan kedua, sudah masuk tahap 1.

Bacaan Lainnya

“Satu baru SPDP, yang satu lagi limpahan dari Kejati, PT PSL yang dari Pesaguan, mungkin dalam minggu ini akan kita limpahkan ke pengadilan,” ungkap Rudy Astanto, Rabu (11/3/2020).

Kasus PT Prananda Indah saat ini ditangani pihak Polres Ketapang. Pada bulan Desember baru di tahap Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP).

“Hingga saat ini belum ditindaklnjuti untuk tahap 1, belum tahu, mungkin masih dalam penyelidikan dari pihak Polres,” tambahnya.

Sedangkan kasus yang melibatkan perorangan, pada tahun 2019 lalu, jumlahnya 14 perkara. Semuanya sudah inkrah.

“Sudah kita eksekusi dan sebagian sudah keluar,” tuturnya.

Ketika dibandingkan dengan hasil putusan Pengadilan Negeri Sintang yang memutus bebas enam terdakwa peladang, Rudi mengatakan setiap putusan melalui pertimbangan agar hasilnya tidak menimbulkan gejolak di masyarakat.

“Efek putusan dari Sintang kita berhati-hati juga, aman sih tidak ada riak-riaknya. Untuk ke depan kita akan lebih mengedepankan kearifan lokal, dalam Permenhut itu kan sudah ditentukan aturannya, sudah jelas situ,” pungkasnya. (fauzi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *