Wali Kota Pontianak Ajak Warga Sensus Penduduk Online

SENSUS - Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono melakukan sensus online secara mandiri di ruang kerjanya, Rabu (11/3/2020). (PROKOPIM PONTIANAK)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengimbau warga Kota Pontianak untuk melakukan sensus penduduk secara mandiri melalui online atau daring. Tak terkecuali di jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak, dia meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam waktu sepekan hingga dua pekan ke depan seluruhnya sudah melengkapi data sensus penduduk secara daring.

“Seluruh warga Kota Pontianak juga diharapkan sudah tersensus, apalagi sekarang kian dipermudah dengan cukup menggunakan smartphone bisa mengisi data sensus penduduk secara online di sensus.bps.go.id,” jelasnya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (11/3/2020).

Bacaan Lainnya

Untuk melakukan sensus penduduk daring tidak terlalu sulit sepanjang jaringan internet lancar. Hanya memerlukan waktu sekitar 25 menit. Data hasil sensus penduduk sangat penting bagi proses pembangunan. Jika data penduduk valid maka akan semakin mudah proses pemetaan dan perencanaan program pembangunan.

“Data tersebut sebagai dasar pembuatan program jangka menengah dan panjang,” sebut Edi.

Dia meminta masyarakat untuk mengisi data secara benar. Seluruh masyarakat Kota Pontianak diimbau untuk segera melakukan sensus penduduk daring.

“Untuk secara manual akan ada petugas yang akan mendatangi ke rumah-rumah,” ungkapnya.

Kepala Biro Pusat Statistik (BPS) Kota Pontianak, Suminar Kristiani menerangkan, dalam sensus penduduk tahun 2020 dilakukan pembaharuan data kondisi perumahan. Termasuk pula informasi seluruh data anggota keluarga yang terkini.

Data yang bisa diperoleh di antaranya terkait pendidikan, pekerjaan dan banyak pertanyaan lain yang bisa menggambarkan karakteristik penduduk Indonesia. Dalam sensus penduduk 2020 ini dilakukan dalam dua tahap.

“Tahap awal mulai 15 Februari hingga 31 Maret sensus penduduk online,” tuturnya.

Apabila dalam tahapan sensus penduduk daring masih ada masyarakat yang tidak melaksanakan proses tersebut, maka akan ada petugas sensus yang mendatangi untuk melakukan wawancara atau sensus secara manual. Sensus penduduk secara manual akan dilakukan pada 1 hingga 31 Juli.

Dia mengimbau masyarakat Kota Pontianak untuk bisa memanfaatkan tahapan sensus penduduk daring. Pasalnya masyarakat bisa melakukan pembaharuan data secara mandiri.

“Bagi yang sudah melakukan sensus penduduk online tidak lagi akan didatangi petugas, kecuali ada kesalahan dalam pengisian data,” terang Suminar.

Ditambahkannya, bagi masyarakat yang merasa melakukan kesalahan pengisian data dalam sensus penduduk daring bisa melapor kepada ketua RT. Sehingga nantinya akan dikunjungi pada sensus penduduk manual pada Juli mendatang. Dirinya menekankan, dalam sensus penduduk manual yang paling terlibat adalah ketua RT karena setelah tahapan sensus penduduk daring akan dilakukan verifikasi oleh ketua RT. Kemudian baru dilakukan wawancara di lapangan.

“Untuk data umum yang bersifat persebaran dan jumlah sekitar enam bulan hingga satu tahun sudah dibisa dipublish,” katanya.

Namun, untuk data demografi dengan karakteristik yang lebih banyak akan dilakukan sensus sampel pada 2021.

“Dalam sensus tersebut akan ada data catatan kematian dan kelahiran,” pungkasnya. (prokopim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *