Danrem: Penanggulangan Karhutla Mesti Maksimal

Apel gelar pasukan Satgas Relawan Desa Mandiri Menuju Langit Biru di Bumi Khatulistiwa. (Fauzi/Insidepontianak.com)

KETAPANG, insidepontianak.com – Komandan Korem (Danrem) 121/Alambhana Wanawai, Brigjen TNI Bambang Trisnohadi memimpin langsung apel gelar pasukan Satgas Relawan Desa Mandiri Menuju Langit Biru di Bumi Khatulistiwa yang dilakukan di lapangan sepakbola Mulia Karta, Kecamatan Benua Kayong, Kabupaten Ketapang, Kamis (12/3/2020).

Apel yang juga diikuti oleh Pemerintah Kabupaten Ketapang dihadiri oleh Wakil Bupati Ketapang, Suprapto, jajaran Forkopimda dan seluruh Satgas Relawan Desa Mandiri Menuju Langit Biru yang terdiri dari TNI, Polri, Manggala Agni, Damkar swasta serta Damkar dari perwakilan perusahaan.

Bacaan Lainnya

Dalam amanatnya di hadapan sekitar 600 relawan Satgas, Bambang Trisnohadi mengatakan dengan dikeluarkannya Pergub Kalbar Nomor 1 Tahun 2019, tentang percepatan peningkatan status kemajuan dan kemandirian desa yang bersinergi dengan TNI-Polri, maka pada tahun 2019 jumlah desa mandiri meningkat menjadi 87 desa yang mana sebelumnya pada tahun 2018 hanya memiliki satu desa mandiri saja dari 2.031 desa yang ada di Kalbar.

Melalui metode kolaboratif pentahelix yang melibatkan unsur pemerintah, kelompok masyarakat, akademisi, para pelaku bisnis dan media secara bersama-sama melalui gerakan Serbu dan Keroyok (Serok).

“Penanggulangan Karhutla diharapkan mencapai hasil yang maksimal yaitu menurunnya angka hotspot di wilayah Kalbar,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia menegaskan, program ini merupakan terobosan Pangdam XII/Tanjungpura diharapkan menjadi satu diantara motor penggerak dalam melakukan koordinasi lintas sektoral.

Hal tersebut dijelaskannya sesuai dengan Instruksi Presiden RI nomor 11 tahun 2015 tentang peningkatan pengendalian kebakaran hutan dan lahan.

“Yang mana dalam instruksi tersebut sebanyak 25 kementerian, instansi dan lembaga negara untuk melakukan langkah-langkah peningkatan pengendalian kebakaran hutan dan lahan di seluruh wilayah Republik Indonesia,” tegasnya.

Selain itu, melalui apel gelar pasukan ini, dirinya berharap bukan hanya gebrakan saja namun siaga di lapangan dalam penanganan serta pencegahan Karhutla. (fauzi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *