Gubernur Larang Warga Kalbar ke Malaysia Menyusul Kasus Positif Corona di Sarawak

Gubernur Kalbar, Sutarmidji.

PONTIANAK, insidepontianak.com – Penyebaran virus Corona semakin meluas. Kementerian Kesehatan Malaysia, kembali mengumumkan tiga orang warganya di Sarawak positif COVID-19.

Konsulat Malaysia di Pontianak, Mohiuddin Ghazali pun mengaku sudah menerima surat dari Pemerintahan Malaysia melalui Kementerian Kesehatan. Tentang tiga warga di Sarawak Malaysia itu yang positif terpapar Corona.

Bacaan Lainnya

“Sarawak hari ini, mencatat pertama kasus COVID-19. Ada tiga orang telah diuji positif,” katanya, Jumat (13/3/2020).

Menurut Mohiuddin, informasi yang diterimanya dari Ketua Komite manajemen Bencana Negara Malaysia, Datuk Amar Douglas Uggah menyebutkan, dua warga Serawak yang positif Corona tersebut usai menghadiri ‘ijetima’ atau pertemuan keagamaan, di Sri Petaling Masjid, di Selangor pada tanggal 28 Februari hingga 1 Maret 2020.

“Sementara tiga orang (positif Corona) adalah family,” ujarnya.

Untuk penanggulangan COVID-19 di Serawak, Mohiuddin menegaskan, Pemerintah Malaysia sudah menyiapkan sejumlah rumah sakit rujukan.

Ada pun rumah sakit yang ditunjuk, adalah rumah sakit di Sarawak, rumah sakit di Sibu, rumah sakit di Bintulu dan rumah sakit di Miri. Selain itu, pusat karantina juga telah didirikan tempat karantina di Kucing, Sibu, Bintilu dan Miri dan siap dioperasikan.

“Melalui penanggulangan bencana negara, kami meyakinkan masyarakat, Departemen Kesehatan Sarawak siap menghadapi wabah COVID-19,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui, Serawak Malaysia, sangat dekat dengan perbatasan Kalbar. Dengan tiga kasus warga Sarawak yang hari ini diumumkan positif Corona, Gubernur Kalbar Sutarmidji mengingatkan warganya agar sementara waktu tak melakukan perjalanan ke Malaysia.

Peringatan itu disampaikan Gubernur melalui akun Instagram dan Facebook pribadinnya.

“Sarawak sudah ada beberapa kasus positif Corona, tetap waspada. Dan sekali lagi, saya minta untuk tidak ke negara terjangkit Corona,” tulis Gubernur di akun Instagram dan Facebooknya, Jumat (13/3/2020).

“Saya marah jika ada masyarakat Kalbar yang tetap keluar. Mulai besok yang kembali dari luar termasuk Sarawak akan dikarantina 30 hari,” tegasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kalbar, Harisson pun menyampaikan hal yang sama. Instruksi gubernur siap dijalankan. Setiap warga Kalbar yang datang dari Malaysia akan dikarantina.

Harrison juga telah menerima surat pernyataan dari Konsulat Malaysia di Pontianak, tentang tiga warga Sarawak yang positif COVID-19 tersebut.

“Karena itu Dinkes Kalbar akan mengarantina setiap warga yang baru pulang Malaysia sesuai instruksi Gubernur,” ucapnya.

Menurutnya, karantina kepada warga yang datang dari negara yang terpapar Corona, seperti Malaysia, adalah prosedur yang ditetapkan oleh organisasi kesehatan dunia atau WHO. (abdul)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *