Tabrakan Speedboat di Sungai Ketungau, Dua Penumpang Belum Ditemukan

Upaya pencarian korban oleh Tim SAR. (Dok. Tim SAR)

SINTANG, insidepontianak.com – Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian dua warga yang tenggelam akibat speedboat yang ditumpanginya bertabrakan di Sungai Ketungau, Tanjung Rangau Hilir, Desa Senangan Kecil, Kecamatan Ketungau Tengah, Kabupaten Sintang, Kamis (12/3/2020).

Dua korban itu masing-masing bernama Engkabai (65) dan Zainal  Abidin (43). Keduanya merupakan warga Ketungau Tengah, Kabupaten Sintang.

Bacaan Lainnya

Upaya pencarian yang dilakukan oleh Tim SAR gabungan hingga Jumat (13/3/2020) belum membuahkan hasil meskipun, permukaan sungai sejauh 1 nautical mile, ke arah hilir dari lokasi kejadian hilangnya kedua korban sudah dilakukan.

Kasi Operasi dan Siaga, Kantor SAR Pontianak, Eryk Subariyanto mengatakan, proses pencarian terhadap dua korban tenggelam tersebut, selama dua hari ini sudah dilakukan maksimal.

“Kami sudah menyisir permukaan sungai di lokasi kejadian. Namun, kedua korban belum dapat kami temukan,” katanya, melalui rilis yang diterima Insidepontianak.com, Jumat (13/3/2020) malam.

Tim SAR gabungan yang diterjunkan untuk mencari dua korban tersebut teridiri dari, unsur SAR Pontianak dan Pos SAR Sintang, 10 personel Polsek Ketungau Tengah, dua personel Koramil Ketungau, dua petugas Puskesmas Ketungau, satu anggota BPBD Sintang, dua aparatur Desa Senangan Kecil, dan dua orang warga sipil penduduk setempat.

“Total Tim gabungan yang melakukan pencarian ini, berjumlah 20 orang,” terangnya.

Adapun peralatan yang digunakan selama proses pencarian yakni, menerjunkan satu unit Rubber Boat, milik pos SAR Sintang, dibantu empat unit speed boat milik masyarakat setempat, serta stu unit ambulance Puskesmas turut disiapkan.

“Kami masih terus melakukan pencarian terhadap kedua korban tersebut. Tim SAR Gabungan akan berusaha semaksimal mungkin menemukan korban. Mudah-mudahan secepatnya kami bisa menemukan kedua korban tersebut,” tutupnya.

Paur Subag Humas Polres Sintang, Ipda Baryono mengungkapkan, tabrakan antar speedboat, di Sungai Ketungau tersebut diiperkirakan terjadi pada pukul 19.00 WIB, Kamis (12/3/2020).

Dua speedboat yang saling bertabrakan itu, sama-sama bermesin 40 PK. Jumlah penumpang dari dua speedboat itu sebanyak delapan orang.

Dua diantaranya, sampai saat ini belum ditemukan. Sedangkan enam orang lainnya berhasil selamat dengan mengalami luka ringan hingga berat.

“Korban yang mengalami luka ringan, diantaranya Matius Jemat (Sopir) Fransiska, Jiki dan Iyau. Sedangkan dua penumpang bernama Nazela dan Didi, mengalami luka berat, dan masih dirawat di Puskesmas Nanga Merakai,” tutupnya. (abdul)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *