Lapas dan Rutan se-Kalbar Tiadakan Jam Besuk Tahanan Cegah Corona

Penjelasan pelarangan sementara jam besuk di LPP Kelas II A Pontianak. (Ist)

PONTIANAK, insidepontianak.com-Kunjungan ke Lembaga Permasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan) di Kalimantan Barat dihentikan sementara. Penutupan tersebut guna mengantisipasi penyebaran wabah virus Corona atau Covid-19.

“Sejak kemarin, Selasa (17/3/2020) telah kita berlakukan sampai 31 Maret mendatang,” kata Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Barat, Suprobowati kepada Insidepontianak.com, Rabu (18/3/2020).

Bacaan Lainnya

Selama penutupan tersebut, warga Lapas hanya dapat berkomunikasi dengan keluarga melalui Wartel pada jam tertentu.

“Tapi kalau keluarga mau mengirimkan makanan bisa dititipkan ke petugas,” terangnya.

Berdasarkan data kemarin, Suprobowati mengungkapkan ada 5.530 orang narapidana yang berada di Lapas maupun Rutan di Kalbar. Mereka pun telah diperiksa kesehatannya. “Alhamdulilah semuanya dalam keadaan sehat, dan telah dilakukan pemeriksaan,” jelasnya.

Masing-masing Lapas dan Rutan dilengkapi alat pengukur suhu tubuh di pintu masuk, dan menyediakan pembersih tangan seperti hand sanitizer. Di samping itu, akan dilakukan penyemprotan disinfektan guna antisipasi wabah virus Corona.

Sementara itu, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas II A Pontianak, Jaleha Khaera mengutarakan, pihaknya telah memberikan penjelasan kepada pembesuk.

“Langsung kami beri penjelasan kepada pengunjung yang datang,” katanya.

Menurut dia, selain memberikan penjelasan kepada pengunjung, mereka juga telah menyosialisasikan kebijakan tersebut kepada seluruh warga binaan.

“Agar tidak ada missed komunikasi antara warga binaan, jadi tetap kami kasi penjelasan juga,” ucap Jaleha. (andi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *