Antisipasi Penyebaran Virus Corona, LPKA Terapkan Kunjungan Online

PANGGILAN VIDEO - Seorang anak berhadapan dengan hukum di LPKA Sungai Raya tengah melakukan panggilan video dengan keluarganya, Kamis (19/3/2020). (LPAK SUNGAI RAYA)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya memberlakukan layanan kunjungan online Video Call WhatsApp gratis kepada penghuni LPKA. Kebijakan tersebut mulai diterapkan Selasa, (17/3/2020), menyikapi surat perintah penutupan sementara layanan kunjungan, untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona.

“Sudah berjalan dua hari ini,” kata Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Sungai Raya, Bambang Wijanarko kepada insidepontianak.com, Kamis (19/3/2020).

Bacaan Lainnya

Inovasi kunjungan daring tersebut sudah direncanakan lama, tujuannya, tak lain agar mendekatkan penghuni LPKA kepada keluarga. Namun, terobosan tersebut dipercepat menyusul merebaknya virus Corona, yang juga telah melanda Kalbar.

Dengan diberlakukan kebijakan tersebut, kunjungan sebenarnya tetap ada. Namun dialihkan dalam bentuk kunjungan daring dari yang biasanya tatap muka. Waktu operasional kunjungan tersebut juga mengacu pada waktu kunjungan biasanya.

Hanya saja, pada kunjungan daring ini pihak LPKA mengatur antrean yang akan menggunakan layanan video WhatsApp. Masing-masing dari mereka dibatasi waktu 5 sampai 10 menit.

“Apabila antreannya tidak banyak bisa kita tambah,” jelasnya.

Tahap awal, pihaknya menyediakan dua unit komputer yang telah dilengkapi kamera. Nantinya melalui komputer tersebut akan dihubungkan ke nomor keluarga, sehingga mereka dengan mudah berkomunikasi. Di samping itu, bagi pihak keluarga yang akan menghubungi anaknya di LPKA juga bisa dilakukan, asal sesuai jadwal, dan lebih dulu menghubungi petugas.

“Jika nanti dari keluarga mau menghubungi anaknya di LPKA, mereka chat dulu ke kita, nanti kita siapkan anaknya untuk menghubungi pihak keluarga,” terangnya.

Dua hari berjalan, layanan ini mendapatkan respon positif dari pihak keluarga dan anak-anak yang berada di LPKA.

“Dengan ini tentunya membuat hubungan anak dan keluarga makin dekat,” ungkapnya.

Di LPKA ada 43 orang anak yang tersebar dari berbagai Kabupaten Kota di Kalimantan Barat. Kendati demikian, pihaknya akan terus mengevaluasi berjalannya kunjungan daring tersebut.

Selain itu, kegiatan belajar mengajar di LPKA sementara waktu juga diliburkan. Hal tersebut juga mengantisipasi penyebaran virus Corona. (andi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *