Pemilik Kedai Kopi di Putussibau Racik Hand Sanitizer Gratis untuk Pelanggan

Freddy. (Ist)

PUTUSSIBAU, insidepontianak.com – Sejak pandemi virus Corona atau Covid-19, hand sanitizer menjadi barang langka di pasaran. Padahal produk pencuci tangan dipercaya menjadi salah satu opsi perlindungan dari virus Corona yang saban hari kian mengkhawatirkan.

Berangkat dari kegelisahan itulah, Freddy seorang pria kelahiran Pontianak 30 tahun silam, terinspirasi membuat hand sanitizer dengan bahan sederhana, yakni Alkohol dan Aloe Vera Gel.

Bacaan Lainnya

Fredy bukanlah seorang perawat, bukan pula dokter, melainkanhanya mantan pengawai di salah satu bank. Namun apa yang dilakukan Fredy tentunya perlu mendapatkan apresiasi.

Sejak merebak virus Corona, Fredy yang kini berdomisili di Putussibau terus memantau perkembangan dunia khususnya dalam penanganan virus tersebut.

Dalam hati kecilnya, ia sempat bertanya mengapa Pemerintah Indonesia tak mengikuti apa yang dilakukan Pemerintah Singapura yang membagikan masker dan hand sanitizer secara gratis kepada masyarakatnya.

“Dengan begitu semua orang akan mendapatkan hand sanitizer secara gratis,” ujarnya kepada insidepontianak.com, Kamis (19/3/2020).

Apalagi, jika hal tersebut turut dibagikan ke rumah-rumah ibadah, dan tempat pelayanan publik. Tentu lebih efektif mengantisipasi virus Corona. Disamping itu, harganya tentu stabil karena tidak ditimbun.

“Kira-kira simpelnya seperti itulah,” ungkapnya.

Akan tetapi, pemerintah malah mengambil langkah menurunkan harga tiket pesawat, sebelum virus Corona merebak di Indonesia. Tujuannya gun mendongkrak destinasi wisata nasional.

Akhirnya, tak dapat dipungkiri kelangkaan hand sanitizer kini pun harus dirasakan masyarakat, dan dirasakan Freddy yang juga pemilik salah satu kedai kopi di Putusibau.

Namun ia akhirnya mencoba membuat sebuah hand sanitizer, dengan modal sebuah artikel yang ia dapat.

“Kita temukan sebuah artikel cara membuat hand sanitizer praktis, menggunakan alkohol dan Aloevera gel,” terangnya.

Selanjutnya, ia berkeliling mencari apotek di Kapuas Hulu mencari alkohol yang kini mulai langka. Beruntungnya, ia berhasil mendapatkan satu liter alkohol dan menggunakan Aloevera Gel milik istrinya.

” Kita kemudian testing tanggal 18 Maret lalu dengan komposisi empat sendok makan aloevera dan tujuh sendok makan alkohol. Akhirnya bisa,” ungkapnya.

Keberhasilan tersebut membuatnya berpikir bahwa, hand sanitizer buatanya bisa diperbanyak dan dimanfaatkan untuk banyak orang.

Salah satunya, menyediakan hand sanitizer secara gratis di kedai kopi miliknya. “Saya tempatkan botolnya di dekat kasir. Yang mau pakai silahkan pakai secukupnya,” tuturnya.

Berkat inisiatifnya itu, ia mendapatkan apresiasi dari para pelanggan. “Hebat ni bang, idenya bagus, sebab sudah dicari sekarang,” paparnya.

Setelah uji coba pertama sukses,
Freddy juga telah menyiapkan satu cup besar hand sanitizer yang rencananya akan dibagikan ke rumah ibadah.

“Saat ini ada satu cup gede. Rencanaya akan saya bagikan ke rumah ibadah. Jadi semua orang bisa makai,” paparnya.

Ke depan jika responnya positif, ia juga ingin memperbanyak dan membagikan di rumah-rumah ibadah dan teman-teman kerja. (andi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *