Kuasa Hukum HS Yakin Kliennya Tidak Bekerja Sendiri di Kasus Korupsi Sumur Pantek Ketapang 2015

Kuasa hukum tersangka kasus korupsi sumur pantek HS, Lauode Silitonga.

KETAPANG, insidepontianak.com – Kuasa hukum tersangka kasus korupsi sumur pantek, Mantan Kabid Pengelolaan Lahan dan Air (PLA) Dinas Pertanian dan Peternakan Ketapang, HS mengatakan akan membuka beberapa bukti saat persidangan. Dari beberapa kasus yang dipelajari, korupsi tidak dapat dilakukan hanya oleh satu orang.

“Kami akan melakukan pembelaan semaksimal mungkin. Untuk kasus ini yang kami pelajari baru satu klien kami, padahal kita ketahui kalau kasus korupsi ini tidak pernah sendiri, pelakunya  jamak, tidak satu orang saja,” terang Lauode Silitonga yang dipercaya menjadi kuasa hukum HS, Jumat (20/3/2020).

Bacaan Lainnya

Lauode menjelaskan, sudah mengantongi beberapa bukti yang dapat dibuka saat persidangan nanti. Bukti tersebut menegaskan bahwa kliennya tidak bekerja sendiri dalam dugaan korupsi pekerjaan pembangunan sumur pantek tahun anggaran 2015.

“Kita ada bukti-bukti juga, perjanjian beliau sama orang lain, kuitansi, perjanjian kerja sama, nanti akan kita akan buka di pengadilan,” tegasnya.

Dia berharap itikad baik kliennya yang sudah menyerahkan uang sebesar Rp504.000.000 ke Kas Daerah dapat menjadi pertimbangan dalam putusan hukuman di persidangan.

“Pengembalian uang itu ada itikad baik dari klien kita, pengembalian uang klien kita itu sebelum masuk ke penyidikan, sebelum penetapan tersangka. Kita berharap dengan pengembalian uang itu menjadi faktor untuk meringankan,” tambahnya. (fauzi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *