Pulang Ikuti Rombongan Sajadah Fajar, Perempuan 69 Tahun Diisolasi

Kadiskes Kalbar, Harrison. (Andi/Insidepontianak.com)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Seorang perempuan berusia 69 tahun warga Pontianak, jadi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan diisolasi di RS Bhayangkara Anton Sodjarwo Pontianak usai menghadiri pertemuan rombongan Sajadah Fajar di Kapuas Hulu. Yang bersangkutan berada di sana 28 Februari sampai 1 Maret 2020.

Pascapulang, pasien tersebut sakit dengan keluhan batuk. Hari ini, 20 Maret 2020 pasien memeriksakan diri ke RS Bhayangkara Polda Anton Sodjarwo.

Bacaan Lainnya

“Dirontgen, ada pneumonia berat. Kemudian ada gambaran laukompeni. Biasanya gambaran darah pasien Covid-19,” ujar Kadis Kesehatan Kalbar, Harrison.

Hasil rontgen itu, menjadi petunjuk petugas medis menetapkan pasien tersebut sebagai pasien dalam pengawasan dan dirawat di ruang isolasi RS Bhayangkara Polda Kalbar Anton Soedjarwo.

“Ada rencana akan dipindah ke RSUD Soedarso,” ujarnya.

Selain perempuan 69 tahun tersebut, ada dua PDP baru di Kalbar hari ini. Pasien selanjutnya adalah seorang anak laki-laki umur 13 tahun, warga Pontianak. Dia baru pulang dari pondok pesantren di wilayah Bogor.

“Pulang dari Bogor tanggal 15 Maret,” katanya.

Anak ini memiliki keluhan demam dan batuk. Hasil rontgen pada parunya juga ditemukan pneumonia.

“Jadi dia sekarang dirawat di Rumah Sakit Kartika Husada,” ungkapnya.

Pasien PDP ketiga, seorang pria 45 tahun warga Melawi. Pasien tersebut sebelumnya ke Pontianak dan ke Kubu Raya. Tanggal 28 Februari, dia pulang ke Melawi. Tanggal 10 Maret dia mulai sakit dengan keluhan demam, batuk, dan sesak nafas.

Tanggal 11 Maret 2020, pasien tersebut pergi berobat ke mantri dan dokter di Melawi. Namun, sakitnya tak kunjung mereda. Tanggal 15 Maret 2020, dia kembali berobat ke dokter.

“Juga tidak ada perubahan. Kemudian dokter menyuruhnya periksa ke rumah sakit. Tanggal 16 Maret dia dirawat inap. Tanggal 20 ditetapkan sebagai PDP dan dirawat di RSUD Melawi,” ucapnya.

Dengan tambahan tiga pasien PDP baru itu, per Jumat, 20 Maret 2020, total keseluruhan PDP Covid-19 di Kalbar berjumlah 15 orang. Dua di antaranya positif Corona.

“Jadi, saat ini, kita sedang merawat pasien PDP, sebanyak 15 orang di delapan rumah sakit,” jelas Harrison. (abdul)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *