Disperindagkop Pontianak Pastikan Stok Kebutuhan Pokok Cukup

CEK - Kadisperindagkop Pontianak, Haryadi Tri Wibowo (ujung kiri) saat mengecek pasar beberapa waktu lalu. (PROKOPIM PONTIANAK)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (Disperindagkop) Kota Pontianak, Haryadi Tri Wibowo memastikan stok kebutuhan pokok cukup untuk enam bulan ke depan.

“Stok kebutuhan pokok termasuk LPJ masih terjaga untuk enam bulan ke depan,” katanya kepada insidepontianak.com, Sabtu (21/3/2020).

Bacaan Lainnya

Hingga saat ini, pihaknya terus melalukan pengawasan di lapangan. Wali Kota Pontianak kata dia, juga telah memberikan imbauan kepada seluruh distributor, mal, toko modern agar tidak menaikkan harga di luar ketentuan serta membatasi pembelian barang. Hal tersebut guna mengantisipasi kelangkaan dan memicu kenaikan harga.

“Tim kami terus mengimbau itu. Alhamdulillah sampai hari ini tidak ada yang menimbun bahan kebutuhan pokok untuk memanfaatkan situasi. Mereka menjual apa adanya,” paparnya.

Toko-toko modern, supermarket, mal, pun sudah memahami itu. Mereka tidak menjual secara berlebihan kepada konsumen. Diberlakukan pembatasan.

Selain itu, harga-harga kebutuhan pokok di pasar-pasar juga masih dalam kategori stabil.

“Tim kami tiap hari terjun ke lapangan. Sudah kita cek masih stabil,” jelasnya.

Kenaikan harga hanya terjadi pada gula pasir. Harga eceran tertinggi gula pasir Rp12.500 naik menjadi Rp15-16 ribu per kilo.

“Namun masih dalam kategori wajar. Karena dari Jakarta harganya sudah mencapai Rp14.500,” ungkapnya.

Dia yakin, harga gula ke depan dapat stabil mengigat musim panen tebu akan terjadi pada akhir Maret hingga April 2020. Dinas juga tak menemukan pedagang nakal yang menjual di atas harga standar.

“Kami minta masyarakat tidak panik, dan tidak memborong barang secara berlebihan,” katanya. (andi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *