Disdikbud Kalbar Tunda Ujian SMA/SMK Menyusul Status KLB Covid-19

Ilustrasi. (Net)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalbar, Suprianus Herman menyampikan, pelaksanaan ujian bagi siswa SMA/SMK se-Kalbar ditunda sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

Peniadaan kegitan belajar mengajar siswa termasuk penundaan ujian siswa tersebut, dilakukan menyusul kebijkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) Covid-19 di Kalbar oleh Gubernur Sutarmidji.

Bacaan Lainnya

“Tadi pagi, kami arahan dari pak Gubernur. Kita juga berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, ketua koordinator pengawas SMA/SMK se-Kalbar. Jadi kita memutuskan ujian siswa ditunda sampai situasi membaik,” katanya dihubungi lewat telepon, Minggu (22/3/2020).

Kebijakan menunda ujian siswa tersebut kata Suprianus, sudah dilaporkan ke Badan Standar Pendidikan Nasional, yang sebelumnya memang telah mengamanatkan, provinsi yang dinyatakan KLB Covid-19, harus melapor dan menunda Seluruh kegiatan pendidikan.

“Dari Pak Menteri juga ada arahan masuk. Karena dengan status KLB ini, sangat riskan. Maka, kita ambil kesimpulan untuk menunda (ujian siswa),” ujarnya.

Menurut Suprianus, Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di sekolah SMK, se-Kalbar sudah selesai dilaksanakan. Lebih dulu digelar dari SMA. Sehingga SMK tinggal menyelesaikan ujian sekolah dan ujian keterampilannya.

“Tapi ini kita juga tunda semua. UNBK SMA juga kita tunda, sampai situasi membaik,” ujarnya.

Sedangkan pelaksanaan ujian siswa tingkat SMP, yang akan digelar April mendatang, menjadi kewenangan pemerintah daerah masing-masing untuk menetapkan tetap dilaksanakan atau ikut menunda.

“Itu kebijakan kabupaten/kota. Namun, dari arahan Pak Gubernur, untuk mencegah penyebaran Corona ini, semua pihak diminta menunda kegiatan yang bersifat mengumpulkan orang,”jelasnya.

“Jadi sekarang tinggal bupati/wali kota dan dinasnya yang memutuskan untuk UN tingkat SMP,” terangnya.

Dengan kebijakan meniadakan kegiatan belajar mengajar sementara waktu di sekolah, Suprianus mengimbau siswa agar tetap belajar di rumah masing-masing.

Apalagi sekarang sudah banyak fitur belajer online yang disiapkan oleh pemerintah maupun swasta. Salah satunya belajar online rumah guru.

“Itu gratis. Swasta juga menyiapkan fasilitas belajar online gratis. Tinggal download saja dan belajar dirumah,” pesannya.

Selain itu, Suprianus juga mengingatkan seluruh siswa di Kalbar selama diliburkan dari aktivitas sekolah, agar tetap menjaga kesehatannya.

Rajin olahraga ringan, makan asupan bergizi dan menajaga kebersihan diri. Hal itu perlu dilakukan untuk mencegah penularan virus Corona. (abdul)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *